Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bagaimana Agar Tubuh Tetap Bugar Kala Cuaca Terik? Berikut Saran Dokter

Dwi Setiyawan • Minggu, 15 Oktober 2023 | 14:37 WIB
Photo
Photo

RADARTUBAN-Bagaimana agar tubuh tetap bugar kala cuaca terik seperti sekarang? 

 

Dokter spesialis patologi klinik Astuti Giantini menyarankan untuk rutin berolahraga.

 

‘’Meski cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia, khususnya Jabodetabek sedang panas, kegiatan berolahraga tetap harus diperhatikan,’’ ujarnya pada acara bincang-bincang bersama di kawasan Depok, Jawa Barat, sebagaimana dilansir dari Antara.

 

Selain rutin berolahraga, kata dia, hal yang harus diperhatikan adalah selalu memperhatikan konsumsi air, baik air mineral maupun minuman berelektrolit. Terlebih, saat cuaca terik seperti sekarang.

 

Dengan demikian, tubuh tidak kekurangan cairan. “Jangan lupa (untuk) mengganti cairan tubuh agar tetap terhidrasi,” kata dokter anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) itu. 

 

Hal lain yang tak kalah pentingnya, kata Astuti, adalah teknik saat berolahraga.Dia menyarankan lari untuk meminimalisir risiko cedera. 

Menurut Astuti, terkadang seseorang kehilangan fokus saat kekurangan cairan tubuh dan lupa untuk mengaplikasikan teknik berolahraga yang tepat.

 

“Cuma tekniknya, ya (diperhatikan), mesti bagaimana, jangan sampai cedera,” kata Astuti.

 

Sebelum berolahraga, dokter spesialis patologi klinik itu juga menyarankan untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu agar tubuh tidak kaku dan lebih leluasa bergerak.

  

Dia menyebut berolahraga di luar ruang saat cuaca panas seperti sekarang tetap diperbolehkan.

 

Agar tubuh tidak terlalu banyak kehilangan cairan, kata Astuti, tentu harus memilih waktu dengan cuaca yang lebih sejuk, yakni pagi sebelum pukul 10. 00 atau sore dan malam hari.

 

‘’Sebelum berolahraga, pastikan tubuh dalam kondisi sehat dengan detak jantung normal. Detak jantung dapat dikatakan normal saat berolahraga, misalnya berlari, jika berada di angka 124 - 151 bpm,’’ terang direktur utama Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu. 

  

Ketika detak jantung melebihi 151 bpm, Astuti merekomendasikan untuk periksa ke dokter atau ahli yang bisa memastikan kesehatan tubuh.

  

“Jadi, kalau lari (ada keluhan), ‘dok, saya kok heart rate (detak jantung)-nya tinggi banget ya,‘ nah, itu nanti bisa dicek (ke dokter ahli),” kata dia.(ds)

Editor : Kifani Amalija Putri
#jantung #cuaca #cuaca terik #berolahraga #tubuh tetap bugar di cuaca terik #tubuh