RADARTUBAN – Tidak hanya untuk sehat, olahraga juga terus melahirkan tren baru. Seperti poundfit yang mulai merambah Tuban sejak sebulan terakhir.
Olahraga dengan ciri membawa dua tongkat yang disebut ripstick ini bahkan sudah memiliki komunitas dengan agenda rutin senam tiap sepekan sekali.
Seperti Poundfit Rengel, komunitas ini mayoritas beranggotakan para mama muda.
Sekali senam, poundfit bisa menghadirkan sekitar 50 wanita.
Yenni Mei Putri salah satu pendiri komunitas Poundfit Rengel menyampaikan, awalnya dirinya rutin mengikuti komunitas poundfit yang ada di Babat, Lamongan.
Setelah melihat di Tuban selatan belum memiliki komunitas serupa, dia berinisiatif mendirikan komunitasnya sendiri.
‘’Kebetulan peminatnya di sekitar Kecamatan Rengel banyak tapi belum ada komunitasnya,” ujar dia.
Saat komunitas itu dilaunching 10 Desember lalu, antusias pesertanya langsung membludak hingga lebih dari 50 peserta. Bahkan memenuhi area tempat yang disediakan.
Pesertanya tidak hanya dari Rengel, namun juga dari luar kecamatan.
‘’Jumlah peserta di luar prediksi,’’ terang dia.
Lulusan Universitas Islam Malang (Unisma) ini menuturkan, kelebihan poundfit salah satunya karena lebih mu dah dilakukan jika dibandingkan dengan olahraga lain yang serupa.
Hal itu yang menurut Yenny membuat pengikutnya cepat berkembang.
‘’Untuk awal, kami selalu mengundang instruktur poundfit pro dari luar kota,’’ imbuhnya.
Sementara itu, instruktur Poundfit Pro Justina Yustin mengatakan, poundfit termasuk
olahraga senam kardio yang memadukan gerakan aerobik dengan yoga.
Didukung dengan tongkat mengatur irama ketukan.
‘’Meski gerakannya seperti memukul drum, tapi manfaatnya terasa langsung,’’ tuturnya instruktur asal Surabaya itu.
Justin sapaan akrabnya, juga sangat mengapresiasi antusias ibu-ibu Tuban yang memiliki semangat luar biasa dan konsisten untuk berolahraga.
Menurut dia, adanya Poundfit Rengel bisa menjadi wadah masyarakat sekitar untuk selalu berolahraga.
‘’Semoga tidak cuma tren, tapi manfaatnya untuk tubuh yang harus diutamakan,” tegas dia. (an/yud)
Editor : Amin Fauzie