Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bagaimana Membuat Resolusi Tahun Baru yang Realistis? Psikolog Memberikan Tips

Dwi Setiyawan • Senin, 1 Januari 2024 | 23:02 WIB
Photo
Photo

RADARTUBAN-Bagaimana kiat membuat resolusi atau janji kepada diri sendiri atau keputusan melakukan sesuatu di tahun baru 2024 yang realistis? Psikolog klinis dewasa Mega Tala Harimukthi memberikan tips perlunya mulai dari evaluasi dari resolusi setahun sebelumnya.

"Resolusi idealnya dibuat dengan tolok ukur evaluasi dari resolusi di tahun sebelumnya, supaya bisa menentukan goals di tahun berikutnya," ujar dia dilansir dari Antara. 

Bila seseorang tidak mempunyai resolusi di tahun sebelumnya, kata dia, maka bisa membuat yang baru. Caranya, dengan membandingkan pencapaian dari sebelum-sebelumnya, sudah sesuai atau masih harus ditingkatkan.

Mega mengatakan, sebenarnya seseorang punya kebebasan membuat resolusi yang realistis atau tidak. Dia mengingatkan resolusi yang tak realistis akan menyebabkan seseorang frustasi mencapainya. Karena itu, perlu dibuat skala prioritas di tahun baru ini. 

"Misalnya prioritasnya adalah menikah, tapi sekarang masih kuliah, ya berarti menuju goals itu kita harus merancang step by step-nya, menyusun skripsi atau tesis baru bisa menikah," ujar Mega.

 

Mega juga mengingatkan pentingnya seseorang mempunyai tujuan yang jelas dan spesifik agar resolusi yang dibuat menunjukkan prioritas sehingga bisa tercapai optimal.

Sebaliknya, apabila dia tidak mempunyai tujuan yang jelas dan spesifik, maka biasanya resolusi tak menunjukkan prioritas sehingga dalam mencapainya tidak optimal.

"Karena bisa jadi di tengah jalan fomo atau fear of missing out sama kehidupan orang lain atau hal yang sedang hits di masanya," kata anggota katan Psikolog Klinis Wilayah Banten itu. 

Mega menyampaikan, masing-masing orang perlu mengenali diri sendiri termasuk kelebihan dan kekurangan serta harus jujur. 

Tak kalah pentingnya adalah membuat skala prioritas dalam hidup di tahun baru. Kemudian menentukan tujuan besar dan target waktunya. 

Langkah berikutnya, merancang tahapan yang bisa dilakukan untuk mencapai tujuan dan mengarahkannya serta membuat evaluasi berkala dan lembar ceklis dari setiap tahapan.

 

"Evaluasi berkala misalnya setiap bulan atau per 3 bulan atau per 6 bulan. Dari evaluasi kita bisa lihat apa sudah sejalan dengan resolusinya atau masih ada yang perlu ditingkatkan lagi," tutur Mega.

Dia mengingatkan agar jangan pernah membandingkan resolusi milik pribadi dengan orang lain karena ini akan sangat menghambat usaha diri mencapai resolusi yang sudah dibuat.

 

"Don't be fomo, let be jomo (joy of missing out)! Kalau membandingkan, bandingkanlah diri kita hari ini dengan diri kita di tahun sebelumnya. Setelah berusaha optimal waktunya menyerahkan ke kuasa Tuhan semesta," pesannya.(ds)

Editor : Kifani Amalija Putri
#tujuan #prioritas #psikolog #evaluasi #resolusi