Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bolehkah Niat Puasa Sunnah Setelah Terbit Fajar? Begini Penjelasannya

Sugiati. • Selasa, 19 November 2024 | 15:35 WIB
Ilustrasi beribadah.
Ilustrasi beribadah.

RADARTUBAN - Puasa sunnah adalah puasa yang dilakukan oleh seseorang atas dasar kemauan diri untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sebab, puasa sunnah tidak diwajibkan tapi dianjurkan agar bisa lebih dekat dengan Sang Pencipta.

Seseorang yang menjalankan puasa sunnah akan mendapatkan pahala serta kebaikan-kebaikan yang lain, sedangkan yang meninggalkannya, tidak mendapatkan dosa.

Puasa sunnah juga tidak dilakukan setiap hari, tetapi saat melakukannya, ada kebaikan yang menyelimuti.

Beberapa keutamaan puasa sunnah adalah sebagai berikut:
1. Menambah ketakwaan dan pahala
2. Meningkatkan derajat
3. Memperoleh ketakwaan
4. Menambah pahala dan keberkahan dari Allah SWT
5. Dihadiahi salawat oleh Malaikat bagi seseorang yang berpuasa sunnah
6. Dijauhkan Allah dari api neraka selama 70 tahun

Begitulah keutamaan puasa sunnah yang luar biasa. Meski berbeda dengan puasa wajib, puasa sunnah juga boleh dilakukan dengan tujuan karena Allah SWT.

Meski begitu, puasa sunnah juga memiliki keistimewaan yang lain, seperti waktu niat puasa yang berbeda dengan puasa wajib.

Puasa sunnah boleh diniatkan meski setelah terbit fajar, dengan catatan tidak makan, minum dan melakukan hal-hal yang membatalkan puasa, sedangkan puasa wajib harus diniatkan sebelum terbit fajar. (*)

 

Editor : Yudha Satria Aditama
#puasa sunnah #pahala #menambah ketakwaan