RADARTUBAN - Turbulensi saat penerbangan sering kali menjadi pengalaman yang menegangkan bagi banyak penumpang.
Guncangan yang terjadi mendadak dapat menimbulkan kecemasan, bahkan bagi mereka yang sudah sering bepergian dengan pesawat.
Namun, turbulensi sebenarnya merupakan hal yang wajar dalam penerbangan dan bukan sesuatu yang membahayakan.
Untuk membantu anda ketika turbulensi terjadi, berikut cara tetap tenang saat menghadapi turbulensi di pesawat :
1. Pesawat Dirancang untuk Menghadapi Turbulensi
Laura Nottingham, pramugari dari Delta Air Lines, menegaskan bahwa pesawat telah dibuat dengan teknologi canggih yang memungkinkan mereka menghadapi turbulensi tanpa masalah.
Selain itu, pilot yang mengendalikan pesawat adalah profesional terlatih yang memiliki pengalaman menangani berbagai kondisi penerbangan.
Sementara itu, pramugari Eastern Airlines, Yulanda Armstrong, menjelaskan bahwa memahami penyebab turbulensi.
Dengan mengetahui bahwa turbulensi adalah hal normal, persepsi kita terhadap situasi ini dapat berubah dari rasa takut menjadi kewaspadaan yang lebih terkendali.
2. Teknik Meditasi dan Pernapasan untuk Mengurangi Kecemasan
Pramugari Doménica Jiménez berbagi pengalamannya dalam mengatasi kecemasan saat berada di pesawat.
Dia menyarankan untuk berlatih pernapasan dalam dan terkontrol guna membantu menenangkan diri saat turbulensi terjadi.
Saat ini, beberapa maskapai juga telah menyediakan fitur meditasi dalam sistem hiburan mereka, sehingga penumpang dapat mengikuti panduan relaksasi untuk merasa lebih nyaman selama penerbangan.
3. Alihkan Perhatian dengan Aktivitas yang Menyenangkan
Salah satu cara efektif untuk mengatasi kecemasan akibat turbulensi adalah dengan mengalihkan fokus ke hal lain.
Anda bisa membaca buku, menonton film, mendengarkan musik, atau berbincang dengan teman seperjalanan agar tidak terlalu memikirkan guncangan yang terjadi.
Jika rasa cemas semakin meningkat, berbicara dengan pramugari juga bisa menjadi solusi. Mereka memiliki pengalaman dalam menangani penumpang yang takut terbang dan dapat memberikan ketenangan.
4. Kompres Es Bisa Membantu Meredakan Mual
Tidak semua orang takut dengan turbulensi, tetapi beberapa penumpang mungkin lebih khawatir terhadap rasa mual yang muncul akibat pergerakan pesawat.
Menurut Laura Nottingham, salah satu cara mengatasi mual adalah dengan menempelkan kompres es di bagian belakang leher. Jika Anda membutuhkannya, Anda bisa meminta kompres es kepada pramugari.
5. Jangan Ragu untuk Memberi Tahu Pramugari
Jika Anda merasa sangat cemas selama penerbangan, sampaikan hal ini kepada pramugari.
Kim Howard, pramugari dari Avelo Airlines, menegaskan bahwa tugas pramugari tidak hanya melayani penumpang, tetapi juga memastikan mereka merasa aman dan nyaman selama perjalanan.
Mereka dapat memberikan dukungan emosional dan membantu Anda menghadapi turbulensi dengan lebih tenang.
6. Dengarkan Pengumuman dari Pilot
Mendengarkan informasi langsung dari kokpit dapat membantu menenangkan pikiran.
Biasanya, pilot akan memberikan informasi terkait kemungkinan turbulensi, durasi guncangan, dan memastikan bahwa kondisi tersebut tidak membahayakan penerbangan. Dengan memahami situasi secara langsung dari pilot, kecemasan bisa berkurang.
7. Pilih Kursi di Bagian Pesawat yang Lebih Stabil
Jika Anda merasa tidak nyaman dengan lokasi tempat duduk Anda, cobalah meminta bantuan pramugari untuk berpindah ke bagian pesawat yang lebih stabil, seperti dekat sayap atau di bagian depan.
Menurut Doménica Jiménez, lokasi tempat duduk dapat memengaruhi seberapa kuat turbulensi terasa. Bagian tengah pesawat, khususnya di dekat sayap, cenderung lebih stabil dibandingkan bagian belakang.
8. Percayalah pada Profesionalisme Pilot dan Kru Pesawat
Yulanda Armstrong menegaskan bahwa pesawat adalah salah satu moda transportasi paling aman di dunia. Seluruh kru penerbangan telah menjalani pelatihan ketat untuk menghadapi berbagai kondisi darurat, termasuk turbulensi.
Menyadari bahwa penerbangan dikendalikan oleh para profesional yang terlatih dapat membantu mengurangi kecemasan yang muncul saat turbulensi terjadi.
9. Persiapkan Diri Sebelum Naik Pesawat
Mengelola kecemasan selama penerbangan bisa dimulai sejak sebelum Anda naik pesawat. Pastikan Anda cukup tidur, menjaga tubuh tetap terhidrasi, serta membawa hiburan atau camilan favorit agar perjalanan terasa lebih nyaman.
Kim Howard menekankan bahwa semakin baik seseorang mempersiapkan diri sebelum terbang, semakin kecil kemungkinan mereka mengalami kecemasan di udara. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni