RADARTUBAN - Masyarakat masih banyak yang memilih kendaraan sepeda motor sebagai sarana transportasi untuk mudik Lebaran. Dengan alasan agar mereka bisa sampai ke kampung halaman dengan lebih cepat dan fleksibel.
Sebelum melakukan perjalanan mudik menggunakan sepeda motor, ada beberapa part pada sepeda motor yang harus diperiksa terlebih dahulu.
Dengan tujuan agar motor tetap dalam kondisi terbaik sehingga perjalanan mudik berlangsung dengan nyaman dan aman.
Sangat danjurkan untuk mengecek keseluruhan pada sepeda motor sebelum memulai perjalanan jauh.
Membawa kendaraan ke bengkel resmi terdekat untuk melakukan servis berkala dan pemeriksaan menyeluruh bisa menjadi opsi terbaik.
Berdasarkan informasi dari salah satu situs motor Indonesia, berikut beberapa bagian sepeda motor yang harus diperiksa sebelum mudik:
1. Ban Motor
Bagian pertama yang penting untuk diperhatikan adalah ban motor. Komponen ban ini mempunyai peran penting dalam kenyamanan dan keselamatan saat berkendara, terutama pada perjalanan jauh.
Kalian wajib untuk memastikan tekanan udara dalam ban masih dalam kondisi normal, tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah.
Selain itu, melakukan pemeriksaan fisik ban juga sangat di perlukan. Jika ban sudah mulai aus atau bahkan botak, sebaiknya segera diganti. Mengendarai motor dengan ban yang sudah botak dapat meningkatkan risiko tergelincir karena daya cengkeram ban terhadap jalan menjadi berkurang.
2. Cek Oli Mesin
Sebelum berangkat mudik, oli pada mesin juga perlu dilakukan pemeriksaan, terutama jika akan menempuh perjalanan yang cukuo jauh.
Mengganti oli mesin dengan yang baru sangat disarankan agar performa mesin tetap optimal.
Oli mesin yang masih layak pakai biasanya memiliki tekstur kental dan berwarna bening, serta volumenya tidak mengalami penurunan yang signifikan.
Idealnya, penggantian oli mesin dilakukan setiap 3.000 kilometer atau dalam jangka waktu tiga bulan sekali.
3. Lampu Motor
Komponen ini sering kali dianggap sepele, terutama saat berkendara di siang hari. Padahal, lampu motor memiliki peran penting, terutama saat perjalanan dilakukan pada sore atau malam hari.
Pastikan semua lampu pada motor, seperti lampu depan, lampu sein, dan lampu belakang, berfungsi dengan baik. Beberapa ruas jalan di luar kota mungkin memiliki penerangan yang minim.
Jika lampu depan tidak menyala, pengendara akan kesulitan melihat kondisi jalan, yang bisa membahayakan keselamatan. Oleh karena itu, memastikan lampu motor bekerja optimal sangatlah penting.
Baca Juga: Catat! Penyeberangan Motor di Pelabuhan Merak Dialihkan ke Ciwandan Pada Tanggal Ini
4. Cek Aki
Aki merupakan komponen penting yang perlu diperiksa sebelum melakukan perjalanan jauh. Pastikan aki dalam kondisi baik dan tidak mengalami penurunan daya atau soak agar seluruh sistem kelistrikan pada motor dapat berfungsi dengan baik.
Beberapa cara untuk mengecek kondisi aki adalah dengan meraba permukaan bodinya. Jika aki menggembung, itu menandakan adanya kerusakan.
Selain itu, pengendara juga bisa menggunakan voltmeter untuk mengetahui voltase aki. Dalam kondisi normal, tegangan aki motor berada di angka sekitar 12,4 volt.
5. CVT Motor
Bagi pemilik sepeda motor matic, penting untuk melakukan pengecekan pada komponen CVT (Continuously Variable Transmission) sebelum berangkat mudik.
CVT memiliki fungsi untuk meneruskan putaran mesin ke roda, sehingga motor dapat berjalan dengan baik.
Agar CVT tetap dalam kondisi optimal, beberapa bagian perlu diperiksa, seperti roller, rumah roller (pulley), kampas kopling, dan v-belt. Jika ada komponen yang sudah aus atau rusak, sebaiknya segera diganti agar performa motor tetap maksimal.
6. Rem Depan dan Rem Belakang
Sistem pengereman merupakan salah satu bagian paling vital pada kendaraan. Tanpa rem yang berfungsi dengan baik, pengendara tidak akan bisa menghentikan laju motor, yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Pastikan rem depan dan rem belakang dalam kondisi optimal. Periksa juga cakram dan kampas rem. Jika kampas rem sudah mulai menipis, sebaiknya segera diganti dengan yang baru agar pengereman tetap efektif dan aman saat berkendara.
7. Suspensi Motor
Suspensi motor berperan penting dalam kenyamanan selama berkendara, terutama saat menghadapi berbagai kondisi jalan, seperti jalan berlubang, berbatu, atau bergelombang.
Jika suspensi mulai mengalami kerusakan, perjalanan akan terasa kurang nyaman, bahkan bisa menyebabkan pengendara lebih cepat merasa pegal akibat getaran yang tidak terserap dengan baik.
Oleh karena itu, pastikan suspensi masih dalam kondisi baik sebelum memulai perjalanan jauh.
8. Busi Motor
Bagian terakhir yang perlu diperiksa adalah busi motor. Komponen ini sangat penting karena berfungsi untuk menghasilkan percikan api yang diperlukan dalam proses pembakaran bahan bakar di dalam mesin.
Jika busi sudah mulai aus atau kotor, pembakaran di dalam mesin menjadi kurang efisien. Akibatnya, tenaga yang dihasilkan berkurang, sehingga performa motor menurun.
Pengecekan busi bisa dilakukan sendiri di rumah. Jika bagian elektroda atau tengah busi sudah aus atau tampak lebih pendek dari sebelumnya, itu menandakan bahwa busi sudah perlu diganti dengan yang baru agar kinerja mesin tetap optimal. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni