Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Agar Tak Terbawa Arus, Inilah Kunci Self Control Supaya Kamu Tidak Mudah Bereaksi Terhadap Apapun

Amaliya Syafithri • Sabtu, 5 April 2025 | 00:55 WIB
Ilustrasi kunci self control
Ilustrasi kunci self control

RADARTUBAN - Di zaman sekarang, sulit untuk tidak bereaksi pada setiap hal yang terjadi.

Ada orang berpendapat, didebat. Bahkan di media sosial, ketika terdapat berita artis, netizen sulit untuk tidak berkomentar.

Apa lagi ketika ada tren viral, pasti banyak yang mengikuti sampai-sampai tersebar dimana-mana.

Jika tidak ikut tren rasanya kurang, atau merasa ketinggalan zaman. Apakah kamu pernah merasa seperti itu? Jika iya, maka self controlmu perlu diperbaiki.

Hal ini diperlukan agar kamu tidak mudah terpengaruh dan selalu bereaksi terhadap apapun.

Bereaksi memang perlu, tetapi untuk hal-hal yang positif.

Contohnya, ketika ada berita bencana alam, kamu bereaksi dengan membantu berdonasi atau mendoakan.

Inilah cara agar kamu tidak mudah bereaksi terhadap apapun

1. Belajar Ketenangan

Emosi sering kali membuat seseorang gampang bereaksi terhadap suatu hal yang terjadi.

Dalam keadaan emosi, tentu segalanya menjadi tidak terkontrol Di sinilah ketenangan dibutuhkan.

Contohnya, ketika ada orang berkata-kata yang buruk kepadamu, jangan langsung merespon balik dengan hal yang sama.

Itu membuatmu sama saja sepertinya. Tetap tenang, kontrol diri, dan perhatikan.

Ketenangan ini akan membuat dia berhenti dengan sendirinya.

Ketika kamu dikuasai emosi, sering kali kamu akan terburu-buru mengambil keputusan, dan keputusan yang diambil kebanyakan tidak rasional karena terpengaruh emosi.

Kamu bisa belajar ketenangan melalui meditasi.

Cobalah untuk bermeditasi selama beberapa menit dan rasakan perubahanmu sedikit demi sedikit.

2. Pilih dan Pilah

Segala sesuatu yang ada di media sosial tidak harus selalu ditanggapi.

Jika kamu awalnya suka berkomentar terhadap apapun, cobalah untuk memilih dan memilah mana yang sekiranya patut untuk dikomentari, dan mana yang tidak.

Ketika kamu temukan hal-hal yang negatif, seperti berita artis yang kontroversial, tahanlah dirimu untuk berkomentar atau menghujat.

Itu hanya akan membuang-buang energi. Lebih baik carilah sesuatu yang positif dan bermanfaat.

3. Jangan Terpaku Pada Pelampiasan

Emosi bisa baik dan bisa buruk. Tergantung dari bagaimana cara kamu menyalurkannya.

Ketika marah, apa yang ditemui pasti bisa menjadi pelampiasan emosi.

Contohnya, kamu sedang marah dan kebetulan ada berita buruk di media sosial yang beredar.

Kamu melampiaskannya dengan menghujat di komentar. Ini menandakan kontrol dirimu kurang baik.

Jika sedang marah, sedih, atau kecewa, lebih baik menyalurkannya pada hal-hal positif, seperti berolahraga.

Selain itu, kamu bisa curhat ke orang terdekat, atau menulis jurnal.

Bahkan, kamu bisa menulis cerpen atau puisi loh untuk meredakan emosi.

Ada banyak hal yang bisa dilakukan, jadi carilah hal yang positif.

4. Mencoba Memandang dari Sudut Pandang Lain

Ketika ada orang berkata buruk kepadamu, jangan langsung bereaksi.

Pikirkan dari sudut pandang mereka, bisa jadi mereka sedang mengalami masalah lalu melampiaskan emosinya padamu secara tidak sengaja karena emosi yang sudah tidak bisa dipendam.

Bisa jadi orang lain tidak bermaksud buruk kepadamu.

Oleh karena itu, jangan cepat bereaksi dan menyimpulkan.

Pahami terlebih dulu dari sudut pandang lain agar kamu mengerti.

Apakah kamu masih sering melampiaskan emosi pada hal yang kurang bermanfaat dan mudah bereaksi terhadap apapun?

Mulai sekarang pilihlah hal-hal yang positif untuk mengontrol dirimu agar tidak mudah bereaksi pada apapun ketika emosi sedang tidak stabil. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#tren #berita #bereaksi #self control