RADARTUBAN - Di zaman di mana orang lebih suka scroll TikTok berjam-jam ketimbang baca satu paragraf berita, menemukan pasangan yang hobi baca buku itu ibarat nemu tempat parkir kosong di mal pas akhir pekan: langka dan membahagiakan.
Banyak orang bilang, cinta itu soal rasa. Tapi kalau cinta cuma berisi rasa tanpa isi, ya lama-lama hambar juga.
Nah, di sinilah pasangan yang suka baca buku menunjukkan kelasnya.
Pertama, kamu nggak bakal kehabisan bahan obrolan.
Coba bayangin punya pasangan yang rajin baca, entah itu novel, buku sejarah, puisi, filsafat, atau bahkan buku how to menjadi kaya di usia muda (yang kita tahu cuma bikin kaya penulisnya doang).
Setiap kali ngobrol, ada aja yang bisa dibahas. Dari kenapa karakter utama di novel suka selingkuh sampai konspirasi di balik perang dunia. Pokoknya seru!
Bersamanya, obrolan sesederhana “mau makan di mana?” bisa berkembang jadi debat kecil soal sejarah kuliner.
Atau obrolan random soal “kenapa nasi Padang kalu dibungkus porsinya lebih banyak?” bisa nyambung ke pembahasan tentang budaya dan identitas lokal. Asyik, kan?
Kedua, pasangan hobi baca itu biasanya punya sudut pandang yang unik.
Karena sering ‘berjalan’ lewat halaman-halaman buku, dia punya cara sendiri dalam memandang dunia.
Nggak gampang nge-judge, lebih bijak, dan biasanya open-minded. Dia tahu bahwa hidup nggak hitam-putih.
Nggak semua masalah diselesaikan dengan emosi, tapi juga dengan pemahaman.
Misal kamu lagi curhat tentang teman kerja yang nyebelin, dia mungkin nggak langsung bilang, “Unfollow aja!” tapi justru tanya, “Kira-kira dia kenapa bisa gitu, ya?”
Lho, kok malah jadi diskusi psikologi ringan? Ya begitulah, pasangan hobi baca itu menyenangkan karena pikirannya luas, bukan cuma seluas feed Instagram.
Ketiga, hubungan kalian bakal jauh dari kata membosankan.
Kamu nggak perlu takut kalau lagi ngopi bareng, terus masing-masing malah pegang HP kayak orang asing di satu meja.
Karena pasangan pembaca itu biasanya juga suka ngobrol. Dia bisa jadi teman cerita sekaligus teman mikir.
Dan yang paling penting: dia ngerti pentingnya waktu berkualitas.
Bahkan kalau pun lagi sama-sama baca buku masing-masing dalam satu ruangan, itu udah jadi momen romantis sendiri.
Nggak perlu banyak kata, tapi tetap hangat.
Lagian, pasangan yang suka baca biasanya juga punya selera humor yang oke.
Karena banyak baca, banyak referensi. Dan tahu sendiri, orang yang lucu dan cerdas itu magnetnya kuat banget.
Jadi, buat kamu yang masih sendiri dan pengin hubungan yang tahan lama, carilah pasangan yang hobi baca.
Atau minimal, pasangan yang bersedia belajar suka baca. Karena selain bikin hubungan nggak membosankan, kalian juga bisa tumbuh bersama.
Terakhir, bukankah cinta yang baik adalah cinta yang membuat kita berkembang, bukan yang bikin kita stuck begini-begini saja? (*)
Editor : Yudha Satria Aditama