RADARTUBAN - Kenapa sih orang-orang zaman dulu itu sehat-sehat dan kuat, bahkan bisa bertahan hingga generasi cicit mereka.
Ternyata, aktivitas sehari-hari dan apa yang mereka makan juga berpengaruh loh.
Coba pikirkan, bagaimana perbedaan aktivitas orang-orang zaman dulu dengan sekarang?
Sangat berbeda. Kontras yang begitu besar di mana sekarang segala hal dilakukan secara instan.
Satu contoh nyatanya adalah ketika pergi ke warung terdekat, beberapa orang akan memilih menggunakan motor ketimbang berjalan kaki.
Sebenarnya, semua itu tergantung pada mindset masing-masing orang, dan mindset mbah-mbah kita dulu berbeda.
Karena belum ada kendaraan seperti sekarang, mereka selalu berjalan kaki kemanapun mereka pergi.
Tidak heran mengapa fisik mereka jadi begitu kuat di usia senja. Nah, kalau kamu ingin seperti mereka, tetap sehat di usia tua, kamu harus tahu rahasianya.
Berikut ini rahasia hidup sehat ala si mbah zaman dulu yang bisa kamu terapkan mulai sekarang.
1. Aktivitas Rutin Berjalan Kaki
Orang-orang zaman dulu melakukan berbagai aktivitas rutin mereka dengan kebanyakan berjalan kaki.
Terbatasnya transportasi pada zaman itu membuat mereka harus menempuh jarak yang jauh sekalipun hanya dengan berjalan kaki.
Itulah mengapa tubuh mereka terlihat bugar, karena berbagai pekerjaan mereka seperti petani, pedagang, peternak, dll mengharuskan mereka untuk banyak bergerak, terutama berjalan.
2. Makanan Sehat Tanpa Zat Pengawet dan Zat Kimia
Perbedaan makanan zaman dulu dengan sekarang tentu sangat kontras. Zaman dulu belum ada yang namanya pengawet atau zat kimia yang dicampurkan ke dalam makanan.
Sementara zaman sekarang zat-zat tersebut sudah melekat pada makanan-makanan yang sering kita jumpai.
Orang-orang zaman dulu makan dari hasil yang mereka tanam, seperti ubi, sayuran, buah-buahan, dll.
Tanaman yang mereka tanam pun menggunakan pupuk alami, tidak menggunakan bahan seperti pestisida.
Adapun untuk makanan seperti daging, mereka makan secukupnya.
Selain itu, makanan yang mereka olah tidak mengandung penyedap. Bahkan air yang mereka minum masih berasal dari sumber yang bersih.
Di daerah mengapa tubuh orang-orang zaman dulu sangat sehat, salah satu faktor pendukungnya karena makanan yang mereka makan masih alami.
3. Mengelola Pikiran dan Stres
Kehidupan orang-orang zaman dulu sangat sederhana. Pepatah jawa mengatakan, "nerimo ing pandum," itulah mengapa kebanyakan orang merasa cukup dengan apa yang mereka miliki.
Sedangkan di zaman sekarang, dengan kemajuan pesat teknologi, trend-trend baru sering muncul dan mengakibatkan banyak orang mengikuti gaya hidup dari trend tersebut.
Tuntutan gaya hidup berlebihan membuat ekonomi semakin sulit.
Orang-orang zaman dulu tidak kehabisan pekerjaan. Mereka bisa bekerja sebagai petani, buruh tani, peternak, pedagang, mengurus kebun milik sendiri atau orang lain, dan hasilnya cukup mereka gunakan untuk sehari-hari.
Gaya hidup yang sederhana dan pemikiran yang tidak berlebihan membuat mereka lebih tenang dalam menjalani kehidupan.
Sehingga ketenangan itu akan membawa kesegaran fisik dan kesehatan hingga usia tua.
4. Aktif dalam Kegiatan Sosial
Komunitas dan lingkup sosial yang baik akan membawa dampak yang baik pula pada kehidupan.
Di zaman dulu, orang sangat mengenal tetangga dan sanak saudara mereka.
Hal ini dikarenakan adanya budaya gotong-royong yang masih sangat dilestarikan masyarakat.
Dalam kegiatan itu, mereka sering berbincang bersama, berbagi pengalaman dan nasihat. Itulah mengapa banyak orang saling mengenal.
Berbeda dengan zaman sekarang di mana budaya tersebut semakin tergerus. Orang-orang tidak lagi sering berkumpul, sehingga tidak banyak yang saling mengenal.
Empat cara ini bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari agar pikiranmu tenang sehingga fisik pun akan lebih bugar.
Kunci dari ketenangan adalah dengan bersyukur atas apa yang kita miliki. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni