RADARTUBAN – Japanese Walking atau yang dikenal juga sebagai Interval Walking Training (IWT) tengah jadi tren baru di dunia olahraga ringan.
Meski terlihat sederhana, metode jalan kaki ini terbukti membawa banyak manfaat kesehatan, baik untuk orang tua maupun anak muda.
Konsepnya simpel—jalan cepat selama tiga menit, lalu jalan santai selama tiga menit. Ulangi pola ini selama 30 menit.
Tanpa alat khusus, tanpa pelatih, tanpa harus ke gym. Cukup sepasang sepatu nyaman dan sedikit niat untuk hidup lebih sehat.
Metode ini pertama kali dikembangkan pada 2017 oleh tim peneliti dari Shinshu University, Jepang.
Awalnya, IWT dirancang untuk membantu meningkatkan kesehatan jantung dan metabolisme pada orang dewasa dan lansia.
Tapi seiring waktu, olahraga ini justru makin populer di kalangan muda karena fleksibel dan bisa dilakukan kapan saja—bahkan di sela rutinitas harian.
Japanese walking tak hanya melibatkan langkah kaki. Seluruh tubuh ikut bergerak, dari kaki, pinggul, punggung, hingga ayunan tangan.
Detak jantung dan napas pun ikut beradaptasi, membuat tubuh lebih selaras secara ritmis.
Aktivitas ini bisa jadi waktu jeda yang menyenangkan, apalagi jika dilakukan sambil menikmati suasana sekitar atau mendengarkan musik favorit.
Dikutip dari Healthline, manfaat yang ditawarkan sangat luas.
Mulai dari meningkatkan sirkulasi darah dan kekuatan otot tubuh, memperbaiki metabolisme, hingga memicu pelepasan hormon endorfin yang membantu memperbaiki mood dan menurunkan stres.
Tubuh pun jadi lebih efisien dalam membakar kalori dan mengatur gula darah.
Japanese walking juga tidak memandang usia. Lansia, dewasa muda, hingga pekerja sibuk bisa merasakan manfaatnya tanpa perlu latihan rumit.
Bahkan menurut pelatih kebugaran Eugene Teo, olahraga ini bisa memberikan manfaat 10 kali lebih banyak dibanding sekadar mengejar target 10.000 langkah.
Dengan hanya 30 menit setiap hari, kamu sudah bisa mendapatkan manfaat maksimal untuk tubuh.
Tanpa harus ke pusat kebugaran, tanpa peralatan mahal. Cukup berjalan—dengan ritme dan kesadaran.
Satu langkah kecil, tapi efeknya luar biasa. Japanese walking bisa jadi pintu masuk bagi siapa saja yang ingin memulai hidup lebih aktif dan sehat. (saf/yud)
Baca Juga: Panduan Lengkap Mengecilkan Perut, Mulai dari Olahraga, Pola Makan, hingga Tips Efektif Bakar Lemak
Apa Saja Manfaat Japanese Walking?
- Sehatkan jantung: Membantu melancarkan sirkulasi darah dan memperkuat sistem kardiovaskular.
- Perkuat otot tubuh: Tak hanya otot kaki, tetapi juga pinggul dan punggung bawah ikut terlatih untuk menopang postur tubuh.
- Perbaiki suasana hati: Meningkatkan hormon bahagia, membuat perasaan lebih rileks dan tenang.
- Tingkatkan metabolisme: Membantu tubuh lebih efisien membakar kalori dan mengatur kadar gula darah.
- Atur ritme napas dan jantung: Gerakan ritmis melatih tubuh menyelaraskan detak jantung dan pernapasan secara alami, yang berdampak langsung pada penurunan stres.
Fakta Menarik tentang Japanese Walking
- Dikembangkan oleh peneliti dari Shinshu University, Jepang.
- Lebih efektif dari sekadar 10.000 langkah biasa—menurut pelatih Eugene Teo, efeknya bisa 10 kali lebih bermanfaat.
- Cocok untuk semua usia, tanpa batasan gender maupun perlengkapan khusus.
- Hanya butuh 30 menit per hari, dan bisa dilakukan di mana saja.
- Efektif meningkatkan sensitivitas insulin, menurunkan tekanan darah, dan mendukung metabolisme tubuh yang lebih sehat.