RADARTUBAN - Istilah 'Si Paling Kopi' belakangan ini menjadi populer di media sosial dan sering menimbulkan perdebatan. Ungkapan ini biasanya ditujukan kepada seseorang yang merasa paling memahami atau paling sering menikmati kopi.
Dalam banyak kasus, istilah ini digunakan dengan nada bercanda atau sebagai bentuk sindiran terhadap individu yang dianggap terlalu fanatik atau berlebihan dalam hal kopi. Biasanya, mereka hanya mau minum kopi hitam tanpa gula, seperti Espresso, Americano, atau Long Black.
Menurut pandangan mereka, kopi yang dicampur dengan susu, gula, atau bahan tambahan lainnya dianggap tidak autentik.
Meskipun penggunaan istilah 'Si Paling Kopi' sering kali bersifat humoris, terkadang bisa menimbulkan kesalahpahaman atau menyinggung jika tidak digunakan dalam konteks yang tepat.
Menariknya, pilihan kopi hitam tanpa gula, seperti Americano atau Espresso ternyata bisa mencerminkan kepribadian seseorang dalam psikologi.
Lantas, seperti apa kepribadian 'Si Paling Kopi' terutama penikmat kopi hitam?
Jika kopi hitam adalah minuman favoritmu, sering kali dikatakan bahwa kamu termasuk orang yang tidak suka basa-basi. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh psikolog klinis Dr. Ramani Durvasula, anggapan tersebut memiliki kebenaran.
Dilansir dari Your Tango, Selasa (17/6), pecinta kopi hitam cenderung memiliki karakter yang efisien, berpegang pada nilai tradisional, dan terkadang sedikit kaku. Mereka lebih menyukai kesederhanaan dan langsung ke inti tanpa tambahan gula atau susu.
Sementara itu, penelitian lain dari Northwestern, Inggris, mengungkapkan bahwa preferensi terhadap kopi hitam tidak selalu berkaitan dengan rasa, melainkan lebih pada faktor biologis.
Marilyn Cornelis, penulis penelitian tersebut, menyatakan bahwa individu yang menyukai kopi hitam cenderung memetabolisme kafein lebih cepat, sehingga efek stimulasinya juga lebih cepat menghilang.
"Jadi, mereka perlu minum lebih banyak," katanya.
Hasil studi tersebut mengungkapkan bahwa peminum kopi hitam cenderung lebih moody karena kafein dalam tubuh mereka lebih cepat hilang. Survei juga menunjukkan bahwa mereka memiliki sifat pragmatis dengan sedikit kecenderungan pemarah.
Selain itu, pecinta kopi pahit umumnya teguh berpendirian, memiliki tujuan yang jelas, serta jujur dalam menjalani hidup dan berinteraksi dengan orang lain—mereka dikenal sebagai individu yang blak-blakan.
Peminum kopi hitam juga sering dianggap individualis, lebih suka berpikir sendiri, tetap berpegang teguh pada pendapatnya, dan bahkan menantang orang lain jika diperlukan.
Mereka fokus pada pengambilan keputusan secara mandiri untuk mencapai hasil yang terbaik.
Namun, sebagian orang memilih kopi hitam bukan karena faktor kepribadian, melainkan alasan kesehatan, seperti menghindari kalori dan gula tambahan.
Kopi hitam tanpa gula memiliki kandungan kalori yang lebih rendah dan dapat meningkatkan pembakaran energi saat berolahraga.
Menurut sejumlah pakar, konsumsi kopi tanpa gula sebelum latihan dapat membantu tubuh membakar lebih banyak kalori. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama