Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Kenali Istilah Tone Deaf Dalam Konteks Sosial, Begini Penjelasan dan Gejalanya

Asmaul Yuli Wijayanti • Sabtu, 5 Juli 2025 | 20:35 WIB
Tone deaf artinya tidak peka terhadap situasi sosial.
Tone deaf artinya tidak peka terhadap situasi sosial.

RADARTUBAN- Saat ini banyak berseliweran di sosial media istilah-istilah bahasa baru yang digunakan anak muda, salah satunya adalah tone deaf yang dianggap sebagai salah satu sikap negatif.

Tone deaf merupakan sebutan yang sering kali diberikan pada seseorang dengan kepekaan yang kurang pada beberapa kondisi yang ada di sekitarnya baik adat, norma, hingga beberapa aturan lainya.

Tone deaf sendiri diartikan sebagai suatu ketidakmampuan seseorang dalam memahami situasi yang sedang terjadi.

Sehingga orang dengan sikap tone deaf dinggap kurang peka secara emosional dan kurang bisa berempati pada orang lain.

Tone deaf kerap kali muncul diikuti beberapa gejala seperti berikut :

1. Pernyataan meremehkan pada suatu isu

Saat ini banyak berseliweran di sosial media tentang seseorang yang memberikan tanggapan atau komentar pada suatu postingan yang berhubungan dengan isu terkini seperti politik, sosial, hingga budaya.

Ketika seorang tone deaf memberikan suara, banyak masyarakat yang merasa pernyataan seorang tone deaf cenderung meremehkan.

Baca Juga: Fenomena From Zero to Hero Syndrome, Luka Emosional di Balik Perjuangan Cinta

2. Sering mengabaikan suatu konteks

Seorang dengan gejala tone deaf juga sering kali membuat postingan dengan tidak mempertimbang suatu konteks yang penting.

Seperti konteks budaya dan perasaan publik, tak jarang mereka menggunakan simbol, gambar, atau hal-hal lainnya yang dapat menyinggung.

3. Kurangnya rasa peduli

Orang dengan kondisi tone deaf kurang dapat memahami norma sosial, sehingga membuat mereka acuh tak acuh.

4. Penggunaan humor yang menyinggung

Humor dalam suatu postingan memang sangat dibutuhkan dalam menarik perhatian penonton.

Akan tetapi berbeda dengan seorang tone deaf, mereka sengaja menggunakan humor yang berlebihan dan sengaja untuk menyinggung suatu kelompok.

5. Tidak menerima kritik

Gejala tone deaf yang paling terlihat di sosial media adalah setiap individu dengan gejala tone deaf akan menanggapi setiap komentar dan kritik dengan cara defensif dan meremehkan.

Gejala-gejala tersebut kemudian akan menimbulkan dampak buruk bagi penderita tone deaf.

Mereka akan sulit dalam menjalin hubungan dengan seseorang baik secara profesional maupun hubungan pribadi. Mereka juga akan sering kali terlibat dalam sebuah konflik. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#tone deaf #Adat #kepekaan #Emosional #Norma