RADARTUBAN - Setiap individu pasti memiliki ruang sulit untuk memberikan rasa percaya dengan cepat kepada orang lain.
Akan tetapi jika terasa sangat sulit dan tidak bisa memberikan rasa percaya, bisa jadi itu adalah gejala pistanthrophobia.
Apa itu Pistanthrophobia?
Pistanthrophobia merupakan bentuk rasa takut berlebih seseorang hingga tidak dapat mempercayai orang lain.
Phobia ini biasanya timbul berawal dari rasa kecewa yang menyakitkan dari masa lalu.
Penderita pistanthrophobia biasanya sangat tidak nyaman serta menghindari setiap kali ada pembahasan mendalam yang berkaitan dengan romantisme suatu hubungan.
Sebab akan memicu terjadinya ketakutan bagi penderita, karena penderita dengan pistanthrophobia akan merasakan takut terluka atau dikecewakan lagi.
Cara mereka menghindar adalah salah satu bentuk pertahanan diri mereka agar tidak merasakan hal yang sama seperti di masa lalu.
Sehingga membuat mereka sulit untuk melihat sisi positif dari orang lain, dan sulit berdamai dengan ketakutan yang membuat mereka merasa kesepian dan sulit menciptakan support system.
Gejala Pistanthrophobia
Ada beberapa gejala pistanthrophobia yang bisa terlihat sampai pada level phobia, diantaranya:
* Panik serta ketakutan berlebihan
* Memiliki dorongan kuat untuk menghindari suatu peristiwa, orang, hingga objek tertentu
* Sering merasakan sesak nafas
* Detak jantung sering berdetak cepat
* Tubuh sering gemetar
* Menghindar dari percakapan yang mendalam dengan seseorang
* Tidak menyukai pendekatan yang dilakukan orang lain
* Tidak menerima rayuan
* Tidak berkencan
* Kehilangan minat untuk menjalin hubungan
Berdasarkan Diagnostic and Statistical of Mental Disorder, Fifth Edition (DSM-5) ketakutan berlebihan dalam mempercayai seseorang bisa didiagnosis jika mengalami kondisi berikut :
* Memiliki rasa takut berlebih dan terjadi secara terus-menerus
* Merasa cemas dan takut ketika berhadapan dengan suatu tawaran menjalin sebuah hubungan dengan orang lain
* Sangat berusaha keras menghindari suatu objek yang dapat memicu ketakutan
* Mengalami gangguan signifikan pada suatu hubungan sosial akibat rasa takut untuk mempercayai orang lain.
Diagnosis ini dapat dilakukan jika ketakutan terjadi selama lebih dari enam bulan, diagnosis hanya bisa dilakukan oleh psikolog atau psikiater.
Cara Mengatasi Pistanthrophobia
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi phobia pistanthrophobia tergantung pada objek atau situasi yang ditakuti oleh penderita.
Pada pistanthrophobia, penderita dapat diberikan suatu terapi kognitif yakni perilaku atau cognitive behavior therapy (CBT) oleh psikolog atau psikiater.
Dengan tujuan untuk mengurai rasa ketakutan yang tidak wajar atau berlebihan sehingga penderita lebih adaptif serta mengubah perilaku penderita agar dapat mengurangi gejala dan menciptakan kebiasaan baru.
Biasanya terapi kognitif perilaku bisa dimulai dengan melakukan pemetaan pada ketakutan, keyakinan rasional, hingga emosi yang dirasakan oleh penderita pistanthrophobia. Pemetaan ini dilakukan agar ketakutan yang dirasakan bisa dilihat akar permasalahannya.
Kecemasan serta ketakutan berlebihan juga dapat diatasi dengan melakukan teknik relaksasi agar mengurangi ketegangan pada penderita pistanthrophobia.
Penderita pistanthrophobia juga dapat berkonsultasi secara langsung dengan psikolog dan psikiater. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama