RADARTUBAN- Perbedaan generasi sering memicu gap pemahaman, termasuk dalam menyikapi tren.
Apa yang populer di kalangan Gen Z dan Milenial kerap dianggap aneh, bahkan menggelikan, oleh Generasi Boomer. Berikut 7 tren yang kerap memicu perbedaan pandangan:
1. Gaya Busana "Sengaja Jelek"
Boomer kerap bingung dengan tren pakaian usang atau terlalu kasual. Bagi mereka, berpenampilan rapi adalah hal wajib, sementara Gen Z dan Milenial justru menganggap gaya "norak" sebagai ekspresi diri.
2. Ketergantungan pada Media Sosial
Generasi yang tumbuh tanpa internet ini menganggap media sosial sebagai pengalih perhatian.
Mereka memprihatinkan berkurangnya interaksi tatap muka akibat kebiasaan berbagi konten secara daring.
3. Keterbukaan soal Kesehatan Mental
Boomer cenderung menyembunyikan masalah psikologis, sedangkan Gen Z dan Milenial terbiasa membicarakannya secara terbuka. Bagi Boomer, hal ini terkesan seperti mencari perhatian.
4. Quiet Quitting (Bekerja Secukupnya)
Etos kerja keras dan loyalitas adalah nilai utama Boomer. Konsep "hanya bekerja seperlunya" tanpa mengundurkan diri dianggap sebagai bentuk kemalasan atau kurang dedikasi.
5. Bahasa Slang dan Singkatan
Istilah seperti "GYAT" atau "OTW" sering membingungkan Boomer. Mereka menganggapnya sebagai bentuk kemalasan berbahasa, sementara generasi muda melihatnya sebagai efisiensi komunikasi.
6. Meminta Uang via Aplikasi (Venmo, DANA, dll.)
Bagi Boomer, membayar langsung atau mentraktir lebih sopan. Sementara bagi Gen Z, meminta pengembalian uang lewat aplikasi dianggap praktis dan transparan.
7. Kopi Mahal sebagai Gaya Hidup
Boomer terbiasa dengan kopi sederhana, sehingga tren kopi artisan seharga Rp100 ribuan dianggap pemborosan. Namun, bagi Milenial dan Gen Z, ini adalah bagian dari pengalaman dan self-reward.
Perbedaan generasi adalah hal alami, tetapi memahami perspektif masing-masing bisa mengurangi kesenjangan.
Alih-alih saling menyalahkan, dialog antar-generasi justru bisa memperkaya wawasan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni