RADARTUBAN - Kucing dan air selalu menjadi perbincangan menarik. Banyak orang beranggapan bahwa kucing takut air, tetapi faktanya tidak semua kucing bersikap sama.
Ada juga kucing suka air, bahkan dengan santai bisa ikut mandi bersama pemiliknya. Fenomena ini membuat para pecinta kucing penasaran: apa sebenarnya yang memengaruhi sikap kucing terhadap air?
Sejarah panjang kucing peliharaan bisa menjadi jawaban mengapa sebagian besar kucing takut air.
Kristyn Vitale, ahli perilaku hewan dari Maueyes Cat Science and Education, menjelaskan bahwa perilaku kucing modern masih banyak dipengaruhi leluhurnya, yaitu African wildcat.
Hewan liar ini terbiasa hidup di padang pasir dan sabana, bukan di lingkungan berair.
“African wildcats biasanya berburu di darat, sehingga tidak mengembangkan perilaku untuk berada di air atau berburu di sekitar air,” jelas Vitale.
Dari sinilah bisa dipahami mengapa sebagian besar kucing dan air bukanlah kombinasi yang ideal.
Selain faktor keturunan, pengalaman juga menentukan apakah kucing suka air atau tidak.
Jika seekor kucing sejak kecil dikenalkan pada air dengan cara positif, maka kemungkinan besar ia akan lebih berani.
Sebaliknya, pengalaman buruk, misalnya jatuh ke bak mandi atau dipaksa mandi, akan membuat kucing takut air sepanjang hidupnya.
“Kalau anjing sering diajak ke pantai atau dimandikan sejak kecil, berbeda dengan kucing yang jarang punya pengalaman serupa” tambah Vitale
Banyak pemilik bertanya-tanya, apakah kucing mandi itu perlu? Menurut Vitale, umumnya tidak.
Kucing sudah pandai membersihkan diri dengan menjilat bulunya. Jika dimandikan dengan sabun beraroma, justru bisa menghilangkan bau alami tubuhnya.
“Kucing merasa aman ketika bisa mencium bau tubuhnya sendiri. Kalau aroma itu hilang, mereka bisa merasa stres,” katanya.
Selain itu, kucing dan air juga bisa berhubungan dengan masalah keseimbangan. Misalnya, saat bulu dan kumis mereka basah, kemampuan navigasi bisa berkurang.
Jika pemilik ingin kucing suka air, cara terbaik adalah mengenalkannya secara perlahan.
Bisa dimulai dengan air mancur minum khusus kucing, atau menyalakan keran agar ia bisa bermain dengan percikan kecil. Jangan pernah memaksa, karena bisa memperburuk trauma.
“Kalau kucing terlihat panik, sebaiknya hentikan dulu. Perkenalkan secara bertahap agar mereka sadar bahwa air tidak berbahaya,” kata Vitale.
Dengan memahami hubungan kucing dan air, pemilik bisa lebih bijak dalam memperlakukan hewan kesayangannya.
Ada kucing suka air, ada pula kucing takut air, dan keduanya sama-sama normal. Yang terpenting, pengalaman mereka harus tetap menyenangkan agar tidak menimbulkan stres. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni