Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dari Trauma Masa Kecil hingga Gangguan Mental, dr. Yuliana Beberkan Hipnoterapi Bisa Jadi Solusi Efektif

Silva Ayu Triani • Jumat, 26 September 2025 | 14:10 WIB

 

Hipnoterapi hadir sebagai solusi untuk pulihkan luka batin tersembunyi.
Hipnoterapi hadir sebagai solusi untuk pulihkan luka batin tersembunyi.

RADARTUBAN - Masalah kesehatan mental sering kali dianggap tabu, padahal dampaknya sangat nyata dan bisa merusak kualitas hidup seseorang.

Namun, dengan semakin terbukanya kesadaran masyarakat, metode pengobatan alternatif seperti hipnoterapi mulai dilirik sebagai solusi.

Seorang dokter dan hipnoterapis, dr. Yuliana, membagikan wawasannya tentang bagaimana pendekatan ini bekerja, terutama dalam menyembuhkan trauma yang berakar dari masa kecil.

Dalam sebuah episode podcast di kanal YouTube Cauldron Content, ia menjelaskan secara mendalam mengenai proses, manfaat, dan pentingnya hipnoterapi dalam mengobati luka batin yang tersembunyi.

Hipnoterapi adalah metode pengobatan yang memanfaatkan kondisi hipnosis untuk mengakses alam bawah sadar pasien.

Tujuannya adalah untuk menemukan dan merekonsiliasi trauma atau emosi negatif yang terpendam, yang sering kali menjadi akar dari berbagai masalah perilaku, mental, dan fisik di masa dewasa.

Dr. Yuliana menjelaskan bahwa banyak orang datang kepadanya dengan keluhan seperti kecemasan, kemarahan yang tidak terkontrol, bahkan keinginan untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain.

"Semua emosi negatif efeknya ke fisik, ke psikis, bahkan akhirnya bunuh diri dan membunuh orang lain," ungkap dr. Yuliana.

Selain itu, trauma yang dialami di masa kanak-kanak, seperti kekerasan fisik, verbal, perundungan, atau perceraian orang tua, dapat membentuk kepribadian dan perilaku seseorang di masa depan.

Pengalaman pribadi dr. Yuliana menjadi bukti nyata. Ia menceritakan bagaimana fobia yang dialaminya saat menjelang magrib ternyata berasal dari sebuah kejadian kecil saat ia dimarahi ibunya pada usia 7 tahun.

"Padahal enggak besar-besar juga sih, cuma marah biasa gitu, tapi karena enggak biasa, kok hari itu dimarahin, saya menangisnya luar biasa. Dan itu ternyata saya bawa trauma itu sampai di masa dewasa saya," tuturnya.

Proses hipnoterapi diawali dengan sesi wawancara mendalam selama 1,5 jam.

Di tahap ini, pasien didorong untuk menceritakan permasalahan yang mereka hadapi.

Setelah itu, terapis akan memandu pasien ke dalam kondisi hipnosis, di mana mereka tetap sadar dan bisa berkomunikasi, tetapi pikiran kritisnya menurun.

"Kita menembus pikiran sadar dia untuk masuk ke dalam pikiran bawah sadar," kata dr. Yuliana.

Dalam kondisi ini, terapis dapat memberikan sugesti positif yang akan diterima oleh alam bawah sadar pasien, membantu mereka mengubah pemahaman negatif yang selama ini mengakar.

Manfaat dari hipnoterapi ini sangat signifikan. Dr. Yuliana mencontohkan kasus seorang pasien yang merasa tidak berharga akibat trauma masa kecilnya.

Setelah menjalani terapi, pasien tersebut berhasil melihat sisi positif dari pengalamannya dan merasa lebih damai.

"Dia merasakan bahwa, 'Wah, Dok, lega banget. Tadinya itu seperti ada batu berat di dada saya, Dok. Selesai ini, plong rasanya'," ujar dr. Yuliana, mengutip kesaksian pasiennya.

Meskipun proses penyembuhan ini sangat personal, hasil yang dicapai bisa bertahan lama.

Untuk memastikan kesadaran positif ini terjaga, dr. Yuliana menganjurkan pasiennya untuk rutin bermeditasi.

Meditasi berfungsi sebagai "maintenance" yang membantu menjaga kejernihan pikiran, sehingga trauma-trauma baru yang mungkin datang dari lingkungan sekitar tidak mudah mengendap kembali. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#hipnoterapi #alam bawah sadar #trauma #kesehatan mental #luka batin #Hipnosis