Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bukan Ambivert, Inilah Otrovert: Tipe Kepribadian Baru di Antara Introvert dan Ekstrovert

Alifah Nurlias Tanti • Selasa, 30 September 2025 | 12:00 WIB
Ilustrasi seseorang yang memiliki kepribadian otrovert.
Ilustrasi seseorang yang memiliki kepribadian otrovert.

RADARTUBAN— Akhir-akhir ini, muncul istilah baru dalam dunia kepribadian otrovert.

Istilah ini digunakan untuk menggambarkan orang-orang yang tidak sepenuhnya masuk dalam kategori introvert maupun ekstrovert.

Otrovert hadir sebagai jembatan di antara dua kutub kepribadian yang selama ini sering dibahas, menawarkan perspektif baru bagi mereka yang merasa berada di tengah-tengah.

Orang dengan kepribadian introvert biasanya merasa nyaman saat sendiri.

Mereka menemukan ketenangan dalam momen-momen sunyi dan lebih suka mengisi energi lewat waktu pribadi.

Sebaliknya, ekstrovert justru merasa hidup ketika berada di tengah keramaian.

Interaksi sosial dan suasana ramai membuat mereka lebih bersemangat dan bahagia.

Namun, istilah otrovert hadir sebagai titik tengah yang menggambarkan individu yang mampu merasa nyaman di berbagai situasi baik saat sendiri maupun ketika berada di tengah keramaian.

Mereka punya kemampuan beradaptasi yang fleksibel, menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial tanpa kehilangan jati diri.

Istilah otrovert pertama kali diperkenalkan oleh Dr. Rami Kaminski, seorang psikiater ternama asal Amerika Serikat.

Menurut penjelasannya, otrovert adalah tipe kepribadian yang memungkinkan seseorang menjadi pemikir yang bebas, lebih mandiri, dan memiliki imajinasi yang kuat bahkan melebihi karakteristik yang biasanya ditemukan pada introvert maupun ekstrovert.

Berikut ini adalah lima tanda yang bisa menunjukkan bahwa seseorang mungkin termasuk dalam kategori otrovert tipe kepribadian yang berada di antara introvert dan ekstrovert:

1. Nyaman Saat Sendirian Maupun Bersama Orang Lain

Mereka nyaman menikmati waktu sendirian misalnya dengan membaca buku atau sekadar merenung namun tetap bisa merasa santai dan percaya diri saat berada di tengah keramaian.

2. Tidak Terlalu Butuh Jadi Pusat Perhatian

Ekstrovert umumnya senang menjadi pusat perhatian dan tampil di depan banyak orang.

Sementara introvert lebih memilih berada di balik layar, menikmati peran yang lebih tenang dan tidak mencolok.

Di antara keduanya, otrovert hadir sebagai sosok yang fleksibel mereka tak masalah menjadi sorotan, tapi juga merasa nyaman saat hanya menjadi pengamat.

3. Fleksibel dalam Beradaptasi

Mereka punya kemampuan untuk membaca situasi dengan baik.

Saat suasana ramai, mereka bisa tampil aktif dan terlibat penuh dalam percakapan.

Tapi ketika suasana lebih tenang, mereka tahu kapan harus menahan diri dan menjadi pendengar yang penuh perhatian.

4. Energik, tetapi Tahu Batas

Seorang otrovert bisa tampil penuh semangat dan antusias layaknya ekstrovert saat berada di tengah orang banyak.

Tapi mereka juga tahu kapan harus mundur sejenak, memberi ruang untuk diri sendiri, dan mengisi ulang energi.

5. Menyukai Percakapan Ringan dan Mendalam

Introvert biasanya menikmati percakapan yang penuh makna dan mendalam, sementara ekstrovert lebih senang dengan obrolan ringan yang mengalir santai. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#kepribadian #Ekstrovert #Otrovert #Introvert