Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Nostalgia 2000-an: Dari Lagu, Mode, hingga Sinetron Jadul yang Bikin Kangen

M. Afiqul Adib • Jumat, 24 Oktober 2025 | 02:53 WIB
Nostalgia 2000-an, lagu era 2000, mode tahun 2000, sinetron jadul, kenangan masa kecil, tren lama kembali.
Nostalgia 2000-an, lagu era 2000, mode tahun 2000, sinetron jadul, kenangan masa kecil, tren lama kembali.

RADARTUBAN - Bagi generasi yang tumbuh di awal 2000-an, masa itu bukan sekadar angka tahun, tapi era yang membentuk selera, gaya hidup, dan kenangan yang sulit dilupakan.

Dari lagu-lagu galau, mode yang unik, hingga sinetron yang jadi tontonan wajib setiap malam, semuanya menyisakan jejak emosional yang masih terasa hingga sekarang.

Di tengah gempuran teknologi dan tren digital saat ini, nostalgia 2000-an justru makin dicari.

Banyak orang ingin kembali merasakan kesederhanaan masa itu, ketika hidup terasa lebih pelan, lebih jujur, dan lebih hangat.

1. Lagu-Lagu Galau yang Jadi Soundtrack Hidup

Siapa yang nggak kenal lagu-lagu dari Dewa 19, Sheila on 7, Padi, atau Ratu?

Liriknya dalam, melodinya menyentuh, dan sering kali jadi teman saat patah hati atau merenung di kamar.

Lagu-lagu 2000-an punya kekuatan emosional yang sulit ditandingi oleh musik zaman sekarang yang serba cepat dan viral.

Bahkan hingga kini, lagu seperti “Dan” atau “Separuh Aku” masih sering diputar di radio, kafe, atau jadi backsound konten media sosial.

Musik 2000-an bukan hanya nostalgia, tapi juga warisan rasa.

2. Mode yang Unik dan Berani

Fashion di era 2000-an punya ciri khas tersendiri: celana low-rise, kaos ketat dengan tulisan nyentrik, gelang karet warna-warni, hingga gaya rambut belah tengah ala boyband.

Meski sekarang terlihat “ajaib”, dulu gaya ini adalah simbol keren dan gaul.

Banyak tren mode 2000-an yang kini kembali dihidupkan oleh Gen Z, dari shoulder bag kecil, denim on denim, hingga kacamata warna-warni.

Ini membuktikan bahwa gaya lama tak pernah benar-benar mati, melainkan hanya menunggu waktu untuk kembali jadi tren baru.

3. Sinetron Jadul yang Bikin Nggak Mau Ketinggalan

Sinetron era 2000-an punya cerita yang dramatis tapi tetap membumi.

Dari "Tersanjung", "Bidadari", "Si Yoyo", hingga "Inikah Rasanya", semua punya tempat di hati penonton.

Karakter-karakternya ikonik, soundtrack-nya melekat, dan alurnya bikin penasaran setiap episode.

Berbeda dengan sinetron sekarang yang cenderung bertele-tele, sinetron jadul punya kekuatan narasi yang lebih emosional dan relatable.

Tak heran, kalau banyak yang kini mencari tayangan ulangnya di YouTube atau platform streaming.

Nostalgia yang Menyatukan Generasi

Nostalgia 2000-an bukan sekadar mengenang masa lalu, tapi juga cara untuk menyatukan generasi.

Nostalgia tersebut menjadi jembatan antara masa kecil dan masa kini, antara kenangan dan kenyataan.

Dan di tengah dunia yang terus berubah, kenangan itu memberi rasa hangat yang tak tergantikan.

Karena kadang, yang kita rindukan bukan hanya lagu atau sinetronnya, tapi versi diri kita saat itu: polos, penuh mimpi, dan belum terlalu sibuk dengan dunia orang dewasa. (*/lia)

Editor : radar tuban digital
#Nostalgia 2000-an #fashion #Gen Z #gaya hidup #Dewa 19 #Dihidupkan #keren #sheila on 7 #sinetron jadul #warisan rasa #generasi #2000