Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Ketika Otak Membuat Kita Terbangun Lewat Mimpi Terjatuh

Ika Nur Jannah • Kamis, 6 November 2025 | 18:52 WIB
Ilustrasi perempuan yang sedang tidur dan bermimpi.
Ilustrasi perempuan yang sedang tidur dan bermimpi.

RADARTUBAN - Mimpi terjatuh sering dialami banyak orang saat tidur.

Sensasi seperti kehilangan pijakan hingga terjatuh dari tempat tinggi membuat tubuh tersentak dan terbangun secara tiba-tiba.

Fenomena ini bukan sekadar bunga tidur biasa, melainkan punya keterkaitan erat dengan cara kerja otak saat tidur.

Menurut para ahli, mimpi terjatuh ini sebenarnya termasuk dalam fenomena yang dikenal dengan hypnic jerk atau kontraksi otot tidak sadar yang muncul saat memasuki tahap awal tidur.

Otak, yang masih sangat aktif selama fase tidur REM (Rapid Eye Movement), bisa salah menafsirkan relaksasi otot sebagai tanda tubuh benar-benar jatuh.

Sebagai responnya, otak mengirimkan sinyal secara tiba-tiba untuk menyentak otot, yang kemudian memicu sensasi jatuh dan membuat seseorang terbangun dengan keadaan panik.

Penjelasan dari Spesialis Kesehatan Tidur, Dr. Raj Dasgupta asal University of Southern California, menyatakan bahwa fenomena hypnic jerk tidak membahayakan kesehatan dan dialami sekitar 80 persen populasi manusia.

Dr. Raj Dasgupta, kondisi ini bisa dipengaruhi oleh stres, kecemasan, konsumsi stimulan seperti kafein, dan kurang tidur.

Otak "menyelamatkan" tubuh dari potensi bahaya dengan membuat kita terbangun dari tidur saat ada sinyal kesalahan interpretasi ini.

Selain itu, ada pula teori evolusi yang menyebutkan bahwa sensasi jatuh saat tidur merupakan mekanisme warisan yang melindungi otak dari zaman dahulu.

Ketika manusia purba tidur di tempat tinggi seperti pohon, sensasi terjatuh bisa memicu respons cepat untuk mencegah cedera fatal.

Otak modern diyakini masih menyimpan "ingatannya", sehingga merefleksikan sensasi jatuh dalam mimpi sebagai cara untuk menjaga keselamatan tubuh.

Meskipun demikian, mimpi terjatuh juga memiliki makna psikologis yang berkaitan dengan perasaan tidak aman, cemas, atau ketakutan akan kehilangan kendali dalam kehidupan nyata.

Sigmund Freud dan Carl Jung pernah menafsirkan mimpi seperti itu sebagai simbol ketakutan dan proses melepas tekanan emosional. (*/lia)

 

Editor : radar tuban digital
#bunga tidur #sensasi #tekanan emosional #rem #ketakutan #hypnic jerk #terjatuh #manusia purba #Mimpi