RADARTUBAN - Keuangan seseorang seringkali dapat terkuras tak terduga dan tanpa disadari.
Salah satunya yangpaling sering menjadi faktor yaitu akibat dari kebiasaan jajan berlebihan.
Fenomena makanan viral yang sedang trend di media sosial sering kali membuat orang sulit untuk menahan diri, sehingga gagal menjalani hidup hemat.
Selain itu, dorongan untuk makan berlebih (cravings) dan kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak membuat kenyang juga dapat menyebabkan seseorang membeli jajanan terus.
Jika kalian ingin memulai gaya hidup lebih hemat sekaligus mengurangi kebiasaan jajan berlebihan, tentunya terdapat langkah langkah yang dapat dijadikan solusi.
Mengurangi jajan tidak hanya membantu kondisi finansial, tetapi juga bermanfaat untuk mengontrol pola makan dan menghindari kebiasaan tidak sehat akibat terlalu sering mengonsumsi makanan siap saji.
Berikut ini adalah delapan tips yang dapat kalian lakukan agar tidak terjebak jajan karena FOMO:
1. Batasi uang tunai
Membawa uang tunai terlalu banyak terkadang dapat menyebabkan sering munculnya kebiasaan jajan.
Tanpa disadari, uang sisa membuat seseorang tergoda mencoba jajanan yang sedang trend.
Untuk mengatasi hal tersebut kalian harus kurangi jumlah uang tunai yang dibawa agar tidak mudah tergoda, dan juga membuat anggaran khusus untuk jajan supaya tidak mengganggu kebutuhan utama.
2. Pilih kegiatan yang lebih sehat
Rasa bosan atau stres juga dapat menimbulkan dorongan untuk jajan.
Untuk mengatasi hal tersebut kalian dapat mengalihkan bosan atau stres tersebut dengan melakukan aktivitas fisik seperti berjalan santai atau berolahraga.
Selain itu, mengunyah permen karet bebas gula juga bisa membantu mengurangi kebosanan.
Jika kalian masih kesulitan untuk melakukan hal tersebut, konsumsi buah atau buat camilan sehat rendah kalori secara mandiri mungkin dapat mengatasinya.
3. Food prep
Menyiapkan makanan sehat sebelumnya dapat mencegah kebiasaan jajan sembarangan yang kurang sehat.
Sebaiknya kalian menyiapkan stok makanan bergizi yang mengenyangkan untuk beberapa hari ke depan.
Seperti frozen food, sayuran potong, atau buah potong, sehingga rasa lapar yang muncul bisa diatasi tanpa membeli jajanan.
4. Kelola stres
Stres sering membuat seseorang mencari ketenangan lewat makanan.
Dalam hal ini kalian dapat mengatasinya dengan cara sehat agar tidak mudah mengalami cravings (tanda tubuh membutuhkan makanan atau nutrisi).
Dengan pikiran yang lebih tenang ternyata dapat menekan dorongan untuk makan berlebihan.
5. Istirahat cukup
Kurang tidur juga dapat menimbulkan rasa lapar dan memperburuk pengaruh stres terhadap nafsu makan.
Oleh sebab itu, tidur yang cukup penting untuk menyeimbangkan hormon dan mengurangi dorongan untuk makan berlebihan.
6. Hindari melewati tempat makan
Rutinitas juga dapat memicu kebiasaan jajan muncul, misalnya sering melewati area yang penuh penjual makanan siap saji.
Jika memungkinkan untuk menghindari jalan tersebut, ubah rute perjalanan agar tidak tergoda untuk mampir.
7. Perbanyak minum air mineral
Kekurangan cairan seringkali juga dapat menimbulkan rasa lapar.
Dengan minum air mineral yang cukup ternyata dapat membantu mencegah salah mengira haus sebagai lapar.
Sekaligus mengurangi kebiasaan jajan berlebihan, selain itu air mineral yang cukup juga sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia.
8. Kurangi konten makanan di media sosial
Pemicu utama jajan ternyata juga disebabkan oleh media sosial, karena seringkali media sosial menyajikan tren makanan sedang viral.
Dengan membatasi interaksi dengan konten mukbang atau review makanan menjadikan kalian tidak tergoda untuk mencoba jajanan baru. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama