Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Merayakan Milad Muhammadiyah ke-113: Panduan Singkat Memahami Gerakan Islam Berkemajuan

M. Afiqul Adib • Rabu, 19 November 2025 | 03:30 WIB
Milad Muhammadiyah 18 November, sejarah Muhammadiyah
Milad Muhammadiyah 18 November, sejarah Muhammadiyah

RADARTUBAN - Tanggal 18 November 2025, Muhammadiyah akan memperingati milad ke-113 tahun.

Sebuah usia panjang bagi organisasi Islam modern yang lahir pada 1912 di Yogyakarta, didirikan oleh KH Ahmad Dahlan.

Sejak awal, Muhammadiyah hadir bukan sekadar sebagai organisasi keagamaan, tapi juga sebagai gerakan sosial yang membawa semangat pembaruan.

Apa Itu Muhammadiyah?

Muhammadiyah adalah organisasi Islam yang berfokus pada dakwah, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial.

Ia lahir dari semangat untuk mengembalikan Islam pada ajaran murninya, sekaligus menjawab tantangan zaman dengan cara yang rasional dan modern.

Tidak heran jika Muhammadiyah dikenal sebagai gerakan yang berkemajuan, tagline yang hingga kini menjadi identitasnya.

Memahami Muhammadiyah dengan Sederhana

Untuk memahami Muhammadiyah, cukup melihat tiga hal sederhana:

• Pendidikan: Muhammadiyah mendirikan ribuan sekolah, madrasah, hingga perguruan tinggi. Dari TK hingga universitas, Muhammadiyah hadir membentuk generasi.

• Kesehatan: Rumah sakit Muhammadiyah tersebar di berbagai daerah, menjadi bukti nyata komitmen pada pelayanan umat.

• Sosial: Gerakan filantropi, panti asuhan, dan program pemberdayaan masyarakat menjadi bagian dari dakwah yang membumi.

Muhammadiyah bukan hanya bicara soal ibadah, tapi juga soal bagaimana Islam hadir dalam kehidupan sehari-hari.

Lahir Sejak 1912, Tetap Relevan Hingga Kini

Sejak berdiri pada 1912, Muhammadiyah konsisten menjawab tantangan zaman.

Dari era kolonial, masa kemerdekaan, hingga era digital sekarang, Muhammadiyah tetap relevan. Ia tidak hanya menjaga tradisi, tapi juga berani beradaptasi.

Inilah yang membuat Muhammadiyah bertahan lebih dari satu abad: keberanian untuk berubah, tanpa kehilangan akar.

Berkemajuan, Bukan Sekadar Slogan

Milad ke-113 Muhammadiyah bukan hanya perayaan usia. Ia adalah pengingat bahwa Islam bisa hadir dengan wajah yang ramah, modern, dan berkemajuan.

Bahwa agama bukan sekadar ritual, tapi juga gerakan sosial yang nyata.

Dan di tengah tantangan zaman, tagline “Berkemajuan” bukan sekadar slogan, tapi kompas untuk terus melangkah. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#islam modern #kh ahmad dahlan #milad muhammadiyah #muhammadiyah