RADARTUBAN - Kalau bicara soal kopi, ada dua tipe manusia. Pertama, yang cukup puas dengan kopi sachet seribuan.
Kedua, yang pengin naik level ke kopi seduh tapi bingung harus mulai dari mana. Nah, buat tipe kedua ini, saya selalu menyarankan untuk membeli moka pot.
Buat yang belum tahu, moka pot adalah alat pembuat kopi berbentuk teko kecil dari aluminium atau stainless, biasanya dipakai di atas kompor gas atau listrik.
Prinsip kerjanya sederhana: air di bagian bawah dipanaskan, naik lewat tekanan, melewati bubuk kopi, lalu keluarlah cairan hitam pekat yang nikmat itu.
Kenapa harus moka pot? Berikut empat alasannya.
1. Harga Ekonomis
Untuk ukuran alat seduh kopi, moka pot tergolong ramah kantong. Modal beberapa ratus ribu rupiah saja sudah bisa bikin kopi enak di rumah setiap hari.
Bandingkan dengan mesin espresso yang harganya belasan juta, perawatannya ribet, dan butuh skill barista sungguhan.
Dengan moka pot, pemula bisa menikmati kopi seduh tanpa harus bikin rekening jebol.
Baca Juga: Berapakah Jumlah Kafein yang Ada Dalam Secangkir Kopi, Apakah Berbahaya Atau Justru Bermanfaat?
2. Simpel dan Aman untuk Pemula
Cara pakai moka pot gampang: isi air di bawah, masukkan bubuk kopi ke corong, pasang, taruh di atas kompor, lalu tunggu sampai mendidih. Kopi akan keluar dengan suara khas mendesis.
Kalau gagal, biasanya cuma soal gilingan kopi: terlalu halus bisa bikin mampet, terlalu kasar rasanya hambar. Itu urusan jam terbang. Semakin sering nyoba, semakin paham ritmenya.
3. Mudah Dibersihkan, Cocok untuk Orang Malas
Kalau pour over butuh ketel leher angsa, filter kertas, dan kesabaran tingkat dewa, moka pot cukup dibongkar, dibilas air, keringkan, selesai.
Bagi orang yang pagi-pagi sudah harus siap kerja, moka pot ini penyelamat. Bisa bikin kopi dalam 5 menit tanpa drama.
Rasanya pekat, intens, agak mirip espresso. Tinggal tambahin air panas, jadilah Americano versi sederhana.
4. Fleksibel: Dari Dapur sampai Camping
Moka pot bukan tipe alat yang harus dipajang di dapur mewah. Dia bisa dibawa ke mana-mana. Banyak orang bawa moka pot saat camping.
Bayangin, duduk di pinggir hutan, dengerin suara burung, sambil nunggu moka pot mendesis di atas kompor portable.
Sensasinya beda, jauh lebih nikmat ketimbang ngopi instan di gelas plastik.
Fleksibilitas ini bikin moka pot jadi teman setia, baik di rumah maupun di alam bebas.
Bagi pemula, moka pot adalah kawan terbaik. Dia tidak menuntut kesabaran ekstra, tidak bikin kantong jebol, tapi tetap menghasilkan kopi yang layak.
Kalau nanti sudah bosan dan ingin naik level, silakan belajar Aeropress atau beli mesin espresso. Tapi untuk start, moka pot adalah gerbang yang ramah.
Intinya, ngopi itu tidak harus ribet. Dengan moka pot, pagi yang terburu-buru tetap bisa ditemani kopi hangat.
Di dapur sederhana atau di tengah hutan, moka pot selalu bisa diandalkan. Jadi, kalau ada yang bertanya: “Apa alat kopi terbaik untuk pemula?” Jawaban jelas: moka pot. Karena di dunia yang serba rumit ini, punya cara sederhana untuk bahagia adalah sebuah keberuntungan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni