RADARTUBAN - Minum air merupakan kebutuhan dasar setiap makhluk hidup, termasuk hewan peliharaan seperti kucing.
Mengapa kucing lebih suka air mengalir ketimbang air bersih yang disediakan majikannya?
Pertanyaan ini sering muncul di kalangan pecinta kucing, terutama ketika tingkah laku kucing mereka terlihat aneh dan susah dipahami.
Artikel ini membahas alasan ilmiah di balik perilaku tersebut berdasarkan studi dan penjelasan ahli perilaku hewan.
Insting Alami dan Preferensi Kucing Terhadap Air
Salah satu alasan utama kucing menunjukkan preferensi terhadap air yang bergerak adalah insting alami mereka.
Dalam habitat liar, sumber air yang mengalir seperti sungai atau aliran kecil dianggap lebih aman karena stagnansi air cenderung mengumpulkan bakteri dan kontaminan.
Maka, insting ini masih melekat pada kucing domestik modern, meskipun air di mangkuknya bersih sekalipun.
Studi veteriner menunjukkan bahwa kucing cenderung lebih tertarik pada air yang bergerak karena dipersepsikan lebih “fresh” dan lebih aman untuk diminum.
Selain itu, suara dan gerakan air yang mengalir merangsang indera kucing, sehingga mereka lebih suka minum dari keran atau sumber air yang terlihat bergerak.
Tingkat oksigenasi yang lebih tinggi pada air yang bergerak juga berpotensi meningkatkan rasa dan kualitas air itu sendiri.
Perilaku Minum Kucing dalam Konteks Evolusi
Perilaku ini juga tidak lepas dari mekanisme evolusi.
Kucing berasal dari spesies yang hidup di daerah kering, di mana air adalah sumber yang langka dan berpotensi berbahaya bila tercemar.
Meski kini kucing telah hidup di rumah bersama manusia, preferensi terhadap air yang dianggap paling aman tetap ada dalam wiring biologis mereka.
Selain itu, kucing cenderung tidak menyukai air yang berada dekat dengan makanan mereka.
Dalam kondisi rumah, mangkuk air yang ditempatkan dekat makanan sering diabaikan karena mereka mengasosiasikan kedekatan itu dengan kemungkinan kontaminasi.
Penelitian menunjukkan kucing akan lebih sering minum bila mangkuk airnya diletakkan di area yang tenang dan jauh dari tempat makan.
Faktor Sensorik dan Kenikmatan Minum Air bagi Kucing
Kucing memiliki indra yang sangat tajam. Mereka merespon suara, gerakan, dan suhu air secara berbeda dibanding manusia.
Air yang mengalir biasanya lebih dingin dan segar, sehingga bagi kucing hal ini lebih menarik secara sensorik.
Sementara air di mangkuk meskipun bersih, bisa saja kehilangan daya tarik karena permukaannya statis.
Selain itu, kucing memiliki kumis sensitif yang bisa terganggu saat minum dari mangkuk kecil atau sempit, kondisi ini dikenal sebagai whisker fatigue.
Air yang mengalir di permukaan atau melalui keran sering kali tidak menyentuh kumis secara langsung, sehingga kucing merasa lebih nyaman saat minum. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama