RADARTUBAN – Sebuah video dari kanal YouTube Suara Berkelas mendadak mencuri perhatian publik dengan mengangkat tema sensitif namun sangat dekat dengan kehidupan banyak orang.
Video berjudul “Kalau Temanmu Memperlakukanmu Seperti Ini, Tinggalkan Mereka!” tersebut membuka diskusi luas tentang pentingnya menjaga kesehatan mental dalam hubungan pertemanan.
Video Viral yang Menggugah Kesadaran
Dengan gaya penyampaian yang lugas, relevan, dan penuh refleksi, konten ini berhasil menarik simpati banyak penonton.
Dalam waktu singkat, video tersebut menyebar luas dan menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial.
Membongkar Tanda-Tanda Pertemanan Tidak Sehat
Dalam tayangannya, Suara Berkelas mengulas berbagai ciri pertemanan yang tidak sehat—mulai dari sikap meremehkan, manipulatif, hingga kebiasaan membuat orang lain merasa bersalah atau tidak berharga.
Hal-hal tersebut sering kali dianggap sepele, padahal dapat berdampak besar pada kondisi psikologis seseorang.
Tak sedikit penonton mengaku merasa “tersentil” karena mengalami situasi serupa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, perkuliahan, maupun dunia kerja.
Baca Juga: Komunitas Tuban Runner, Menularkan Energi Sehat dan Pertemanan: Dari GOR Tuban sampai Singapura
Pentingnya Menetapkan Batasan Demi Diri Sendiri
Salah satu pesan utama dalam video ini adalah keberanian untuk menetapkan batasan (boundaries) dan memilih lingkungan pertemanan yang sehat serta suportif.
Pesan tersebut menuai respons positif di kolom komentar. Banyak warganet menilai video ini bukan sekadar konten motivasi, melainkan pengingat penting bahwa menjaga diri sendiri adalah bentuk keberanian, bukan egoisme.
Menjaga Mental Lebih Penting dari Menjaga Relasi yang Menyakiti
Melalui konten ini, penonton diajak menyadari bahwa tidak semua hubungan harus dipertahankan, terutama jika hubungan tersebut justru menggerus kepercayaan diri dan kesehatan mental.
Video ini sekaligus memperkuat kesadaran publik bahwa kualitas pertemanan jauh lebih penting dibanding kuantitas, dan bahwa memilih pergi dari hubungan yang toxic adalah langkah menuju kehidupan yang lebih sehat secara emosional.
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni