RADARTUBAN – Saat rasa galau datang, banyak remaja sekarang punya cara sendiri untuk menenangkan hati: menonton drama Korea (drakor) dan drama China (dracin).
Bukan karena malas melakukan apa-apa, tetapi karena drama sering menjadi tempat paling aman untuk mengistirahatkan emosi.
Layar Kecil, Rasa Dipahami
Cerita cinta yang bikin senyum tipis, konflik keluarga yang terasa relate, sampai tokoh yang perlahan bangkit dari masalah—semuanya terasa dekat dengan kehidupan remaja.
Tanpa harus curhat panjang lebar, mereka bisa merasa dipahami hanya dengan menatap layar.
Baca Juga: Drakor yang Tak Kalah Seru dengan Genie Make A Wish, Siap Menghangatkan Layar Kaca Bulan Ini
Nangis Boleh, Sedih Tak Apa-Apa
Berbeda dengan konten serius atau podcast berat, drakor dan dracin menyajikan emosi dengan cara ringan. Sedih boleh, nangis juga tidak apa-apa.
Justru dari situlah suasana hati perlahan jadi lebih lega.
Drama sebagai “Pelukan Emosi”
Fenomena ini menunjukkan bahwa drama bukan sekadar hiburan bagi kalangan remaja.
Drama Korea dan drama China telah menjadi tempat bernaung sejenak—sebuah “pelukan emosi” sebelum kembali menghadapi dunia nyata.
Kamu Tim yang Mana?
Jadi, kamu tim drakor atau tim dracin?
Atau… dua-duanya? (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni