Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Sering Lupa Dadakan Saat Pindah Ruangan? Mengenal Fenomena Doorway Effect dan Cara Ampuh Mengatasinya

Rista Dwi Indarwati • Jumat, 30 Januari 2026 | 07:10 WIB
Doorway Effect terjadi saat otak memperbarui memori ketika pindah ruangan
Doorway Effect terjadi saat otak memperbarui memori ketika pindah ruangan

RADARTUBAN – Pernah tiba-tiba lupa tujuan saat baru saja masuk ke ruangan lain? Baru melangkah beberapa meter, lalu berhenti sambil bergumam, “Tadi mau ngapain ya?”.

Jika iya, Anda tidak sendirian. Fenomena ini kerap dialami banyak orang dalam kehidupan sehari-hari dan dikenal dalam dunia psikologi sebagai The Doorway Effect atau efek ambang pintu.

Update Memori Terjadi Terlalu Cepat

Fenomena ini bukan tanda kepikunan dini. Melansir dari Alodokter, kondisi tersebut terjadi akibat cara kerja otak yang secara otomatis memperbarui informasi.

Saat seseorang berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain, otak menganggap ambang pintu sebagai batas antara dua konteks peristiwa yang berbeda.

Informasi lama akan “dipindahkan” atau dilemahkan untuk memberi ruang bagi informasi baru di lingkungan berikutnya.

Akibatnya, ingatan jangka pendek tentang tujuan awal sering kali menghilang sesaat.

Otak Mengelompokkan Tugas Berdasarkan Lokasi

Penjelasan serupa juga diungkap dalam kajian perilaku manusia yang dirangkum Kompas Health. Otak manusia cenderung mengaitkan tugas dengan lokasi fisik tertentu.

Ketika seseorang melewati pintu, otak menganggap aktivitas di ruangan sebelumnya telah selesai. Fokus pun otomatis beralih ke suasana baru yang dihadapi, sehingga tujuan awal seakan “terhapus” dari pikiran.

Menariknya, efek ini bisa terjadi meski jarak antar-ruangan hanya beberapa langkah.

Cara Ampuh Mengembalikan Fokus

Menurut laman kesehatan Hello Sehat, ada beberapa cara sederhana untuk mengurangi dampak doorway effect:

Stres dan Kelelahan Bisa Memperparah

Meski tergolong normal, doorway effect bisa terjadi lebih sering pada orang yang kurang tidur, stres, atau terbiasa melakukan banyak tugas sekaligus.

Oleh karena itu, menjaga kualitas istirahat dan mengurangi multitasking berlebihan dapat membantu menekan frekuensi “lupa dadakan” ini.

Memahami cara kerja otak membuat kita tak perlu panik saat tiba-tiba kehilangan fokus di ambang pintu. Kadang, bukan karena pelupa—melainkan karena otak kita terlalu cepat beradaptasi. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#fokus #lupa #ruangan #The Doorway Effect