RADARTUBAN – Pernahkah kamu masuk ke rumah orang lain dan langsung mencium aroma yang begitu khas? Ada yang terasa wangi, hangat, bahkan ada pula yang sedikit apek.
Menariknya, hampir setiap rumah memiliki “aroma identitas” sendiri. Fenomena ini dikenal sebagai bau hunian atau bau penghuni.
Aroma Rumah, Identitas Tak Terlihat Penghuninya
Menurut Lauren Doss, ahli kebersihan dari Nashville Maids, bau khas rumah terbentuk dari campuran berbagai elemen aktivitas sehari-hari.
Mulai dari produk pembersih beraroma, masakan, deterjen cucian, lilin aromaterapi, minyak esensial, hingga keberadaan hewan peliharaan.
Kebersihan Jadi Faktor Penentu Utama
Faktor kebersihan menjadi penentu utama munculnya bau di dalam rumah.
Hunian yang kurang terawat cenderung lebih cepat menimbulkan bau tidak sedap akibat penumpukan sampah, sisa air di mesin cuci, atau sudut-sudut yang jarang tersentuh pembersihan.
Baca Juga: 7 Cara Ampuh Hilangkan Bau Tak Sedap di Kotak Bekal agar Bersih dari Bakteri Pemicu Keracunan
Gaya Hidup Penghuni Mempengaruhi Aroma
Gaya hidup penghuni juga berperan besar. Rumah dengan penghuni yang gemar memasak menggunakan banyak rempah biasanya memiliki aroma lebih kuat dibandingkan rumah perokok atau hunian yang jarang digunakan untuk aktivitas dapur.
Lingkungan dan Ventilasi Tak Bisa Diabaikan
Selain itu, kondisi lingkungan turut memengaruhi aroma rumah. Hunian yang berada di dekat hutan atau area lembap memiliki bau berbeda dengan rumah di kawasan perkotaan.
Ventilasi yang buruk membuat udara terperangkap sehingga bau mudah menetap dan menimbulkan kesan pengap.
Usia Bangunan Picu Aroma Apak
Usia bangunan juga berkontribusi terhadap bau khas rumah. Rumah yang sudah tua cenderung memiliki aroma “apak” akibat debu yang menumpuk, material bangunan yang menua, serta kelembapan tinggi yang memicu pertumbuhan jamur.
Cara Mengatasi Bau Hunian Agar Tetap Nyaman
Fenomena ini menunjukkan bahwa aroma rumah sangat dipengaruhi oleh pola hidup, kebersihan, dan sirkulasi udara.
Kabar baiknya, bau hunian dapat diperbaiki dengan rutin membuka jendela, menjaga kebersihan menyeluruh, menggunakan tanaman beraroma segar, atau memilih penyegar alami agar rumah tetap nyaman dan menyenangkan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni