Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Setiap Rumah Punya Bau Khas Sendiri, Ini Penjelasan Ilmiah soal Aroma Hunian dan Pengaruh Gaya Hidup

Ika Nur Jannah • Minggu, 1 Februari 2026 | 08:05 WIB

rumah punya bau khas yang berbeda-beda, ini penjelasan Ahli
rumah punya bau khas yang berbeda-beda, ini penjelasan Ahli

RADARTUBAN – Pernahkah kamu masuk ke rumah orang lain dan langsung mencium aroma yang begitu khas? Ada yang terasa wangi, hangat, bahkan ada pula yang sedikit apek.

Menariknya, hampir setiap rumah memiliki “aroma identitas” sendiri. Fenomena ini dikenal sebagai bau hunian atau bau penghuni.

Aroma Rumah, Identitas Tak Terlihat Penghuninya

Menurut Lauren Doss, ahli kebersihan dari Nashville Maids, bau khas rumah terbentuk dari campuran berbagai elemen aktivitas sehari-hari.

Mulai dari produk pembersih beraroma, masakan, deterjen cucian, lilin aromaterapi, minyak esensial, hingga keberadaan hewan peliharaan.

Kebersihan Jadi Faktor Penentu Utama

Faktor kebersihan menjadi penentu utama munculnya bau di dalam rumah.

Hunian yang kurang terawat cenderung lebih cepat menimbulkan bau tidak sedap akibat penumpukan sampah, sisa air di mesin cuci, atau sudut-sudut yang jarang tersentuh pembersihan.

Baca Juga: 7 Cara Ampuh Hilangkan Bau Tak Sedap di Kotak Bekal agar Bersih dari Bakteri Pemicu Keracunan

Gaya Hidup Penghuni Mempengaruhi Aroma

Gaya hidup penghuni juga berperan besar. Rumah dengan penghuni yang gemar memasak menggunakan banyak rempah biasanya memiliki aroma lebih kuat dibandingkan rumah perokok atau hunian yang jarang digunakan untuk aktivitas dapur.

Lingkungan dan Ventilasi Tak Bisa Diabaikan

Selain itu, kondisi lingkungan turut memengaruhi aroma rumah. Hunian yang berada di dekat hutan atau area lembap memiliki bau berbeda dengan rumah di kawasan perkotaan.

Ventilasi yang buruk membuat udara terperangkap sehingga bau mudah menetap dan menimbulkan kesan pengap.

Usia Bangunan Picu Aroma Apak

Usia bangunan juga berkontribusi terhadap bau khas rumah. Rumah yang sudah tua cenderung memiliki aroma “apak” akibat debu yang menumpuk, material bangunan yang menua, serta kelembapan tinggi yang memicu pertumbuhan jamur.

Cara Mengatasi Bau Hunian Agar Tetap Nyaman

Fenomena ini menunjukkan bahwa aroma rumah sangat dipengaruhi oleh pola hidup, kebersihan, dan sirkulasi udara.

Kabar baiknya, bau hunian dapat diperbaiki dengan rutin membuka jendela, menjaga kebersihan menyeluruh, menggunakan tanaman beraroma segar, atau memilih penyegar alami agar rumah tetap nyaman dan menyenangkan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#aroma rumah #kebersihan #gaya hidup #bau khas rumah #ventilasi