Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Tanpa Disadari Remaja Hidup di Dua Dunia Sekaligus, Dunia Nyata dan Dunia Layar yang Terus Menguras Fokus

Hardiyati Budi Anggraeni • Rabu, 4 Februari 2026 | 19:35 WIB

Ilustrasi remaja yang tanpa sadar hidup di dunia nyata dan digital
Ilustrasi remaja yang tanpa sadar hidup di dunia nyata dan digital

RADARTUBAN – Bangun tidur, tangan otomatis meraih ponsel. Belum benar-benar sadar, tapi dunia layar sudah dibuka lebih dulu.

Tanpa disadari, banyak remaja hari ini hidup di dua dunia sekaligus: dunia nyata dan dunia layar.

Di dunia nyata, mereka bersekolah, nongkrong, dan berbincang dengan teman.

Namun di saat yang sama, pikiran sibuk mengecek chat, notifikasi, dan melakukan scrolling tanpa tujuan.

Baca Juga: Ramai Dibahas di Media Sosial, Generasi Sigma Disebut Lahir Mulai 2026, Ini Penjelasan Psikolog

Ponsel bukan lagi sekadar alat komunikasi, melainkan telah berubah menjadi teman sehari-hari.

Ketika Layar Terasa Normal, Tapi Tubuh Mulai Lelah

Semua terasa normal—hingga tubuh mulai terasa lelah dan pikiran semakin sulit fokus.

Bukan karena remaja malas, melainkan karena otak nyaris tak pernah benar-benar berhenti.

Baca Juga: Viral di Media Sosial, Video Suara Berkelas Bahas Ciri Teman Toxic dan Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental

Dunia layar terus berjalan tanpa jeda, sementara dunia nyata justru sering terlewat begitu saja.

Belajar Menentukan Batas

Masalahnya bukan soal menjauh dari teknologi. Dunia digital adalah bagian dari kehidupan. Namun yang penting adalah tahu kapan harus berhenti.

Layar bisa dimatikan kapan saja, tetapi momen nyata tidak bisa diulang. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#dunia nyata #remaja #Dua dunia #hidup