Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Susah Fokus Belajar tapi Betah Scroll Medsos? Waspada Kecanduan Dopamin Murah

Antika Luviana • Selasa, 24 Februari 2026 | 08:40 WIB

Ilustrasi media sosial
Ilustrasi media sosial

RADARTUBAN – Fenomena generasi masa kini yang mampu menghabiskan waktu berjam-jam untuk scrolling TikTok atau Instagram, namun mendadak pusing saat baru belajar 15 menit, ternyata bukan sekadar malas.

Fenomena ini erat kaitannya dengan kondisi otak yang “terlalu kenyang” akan dopamin murah.

Dopamin sendiri merupakan zat kimia di otak yang memberikan rasa senang dan memicu seseorang untuk mengulang suatu aktivitas.

Media Sosial Beri Kepuasan Instan

Dalam edukasi yang disampaikan melalui kanal YouTube Jadi Gini Ceritanya, terungkap bahwa media sosial memberikan reward instan tanpa usaha keras, layaknya mendapatkan jackpot terus-menerus.

Hal ini sangat berbanding terbalik dengan aktivitas belajar yang membutuhkan tenaga ekstra dan hasilnya tidak bisa dirasakan secara langsung.

"Otak kita tidak rusak permanen, hanya sedang kecanduan pada hal yang salah. Sistem dopamin kita terbiasa dengan hal instan, sehingga yang butuh usaha sedikit saja terasa sangat berat," demikian poin penting yang disampaikan dalam narasi edukasi tersebut.

Dopamin Detox, Cara Sederhana Reset Otak

Untuk mengatasi hal ini, warga di Bumi Wali—sebutan Kabupaten Tuban—bisa mencoba metode dopamin detox.

Caranya cukup sederhana namun menantang: luangkan waktu 15 menit setiap hari untuk tidak melakukan apa pun. Tanpa ponsel, tanpa musik, bahkan tanpa obrolan.

Duduk diam dan melamun di depan tembok pun diperbolehkan. Tujuannya agar pikiran kembali stabil dan melepaskan diri dari ketergantungan hiburan instan.

Teknik Belajar yang Picu Dopamin Sehat

Setelah kadar dopamin stabil, belajar pun harus dikemas secara menarik. Beberapa teknik yang disarankan antara lain menggunakan Teknik Pomodoro, yakni fokus penuh selama 25 menit dan istirahat 5 menit.

Selain itu, memecah materi menjadi bagian-bagian kecil juga efektif. Setiap kali satu bagian selesai dan diberi tanda centang, otak akan mendapatkan suntikan dopamin alami yang lebih menyehatkan.

Belajar Seolah Mengajar Orang Lain

Metode lain yang tak kalah ampuh adalah mencoba menjelaskan materi secara keras seolah sedang mengajar orang lain.

Dengan berbicara, otak akan mengolah informasi dengan cara berbeda, yang memicu kepuasan tersendiri saat berhasil memahami sebuah konsep.

"Jangan hanya belajar demi nilai, tapi belajarlah untuk mengerti. Sambungkan materi dengan hal yang kita sukai agar tidak terasa terpaksa," pesannya.

Konsisten 2–4 Minggu Bisa Ubah Kebiasaan

Bagi mereka yang disiplin melakukan reset otak ini selama dua minggu hingga satu bulan, belajar yang awalnya membosankan bisa berubah menjadi aktivitas yang mencandu layaknya bermain gim.

Jadi, sebelum kembali membuka media sosial, ada baiknya mulai melatih fokus demi masa depan yang lebih berkualitas. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#instagram #pusing #malas #Scrolling TikTok #media sosial #dopamin