Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bangkit dari Gaji di Bawah UMR, Kelly Patricia Ungkap 6 Jurus Anti Boncos untuk Finansial Glow Up

Nadia Nur Riyadotul Aicha • Kamis, 5 Maret 2026 | 08:01 WIB

Ilustrasi seseorang tengah mengatur keuangan
Ilustrasi seseorang tengah mengatur keuangan

RADARTUBAN – Masa muda sering kali menjadi fase paling krusial dalam menentukan arah masa depan, terutama dalam hal pengelolaan keuangan.

Tak sedikit generasi muda yang terjebak dalam gaya hidup konsumtif demi pengakuan sosial sesaat.

Fenomena ini memicu perhatian content creator sekaligus business owner, Kelly Patricia, untuk berbagi rahasia suksesnya keluar dari jeratan ekonomi sulit.

Berhenti Kuliah di Usia 18 Tahun, Bangkit dari Upah di Bawah UMR

Dalam unggahan video terbarunya, Kelly menceritakan kisah pilunya saat berusia 18 tahun.

Kala itu, ia terpaksa berhenti kuliah dan harus bekerja dengan upah di bawah standar UMR.

Namun, kegigihannya berbuah manis. Di usia 27 tahun, ia berhasil membangun stabilitas keuangan hingga mampu memiliki hunian apartemen dan mandiri secara finansial.

Baca Juga: Kisah Rumiatun, BRILink Agen Grobogan yang Jadi Jembatan Keuangan bagi Petani

Lawan Musuh Terbesar: Instant Gratification

Kelly menekankan bahwa musuh terbesar dalam mengatur uang adalah instant gratification atau keinginan untuk mendapatkan kepuasan secara cepat.

Menurutnya, banyak orang gagal menabung karena setiap ada uang sedikit langsung dihabiskan untuk kesenangan sesaat.

"Salah satu kunci sukses dalam hidup adalah kemampuan untuk menunda kenyamanan kecil sekarang demi hasil atau kenyamanan yang lebih besar besok," ujar Kelly dalam narasinya.

Ia menjelaskan bahwa bagi mereka yang tidak lahir dari keluarga kaya, menunda kesenangan memang jauh lebih sulit.

Hal ini sering dipicu oleh trauma keuangan masa kecil. Solusinya, bukan sekadar mengandalkan emosi atau niat, melainkan membangun sistem yang memaksa diri untuk disiplin.

Income Harus Naik, Jangan Andalkan Satu Gaji

Selain menghemat, Kelly menegaskan bahwa menaikkan pendapatan (income) adalah harga mati untuk mencapai kestabilan.

Ia menyarankan agar tidak hanya mengandalkan satu sumber gaji, terutama jika masih di level UMR. Freelance, affiliate marketing, hingga menjual jasa keahlian bisa menjadi keran penghasilan tambahan.

"Kalau kamu mau hidup nyaman itu boleh banget, yang penting sesuai dengan income kamu. Selama income kamu itu naiknya lebih cepat daripada gaya hidup, menurut aku enggak apa-apa," tuturnya menekankan pentingnya menjaga jarak antara gaya hidup dan pendapatan.

Baca Juga: Degradasi Tottenham Hotspur Bisa Rugikan Ratusan Juta Pound, Ini Analisis Pakar Keuangan

Enam Langkah Sistematis Agar Keuangan “Glow Up”

Untuk memastikan keuangan tetap "glow up", Kelly membagikan enam langkah sistematis yang ia terapkan:

  1. Pencatatan Seluruh Income: Mencatat setiap rupiah yang masuk dari berbagai sumber.
  2. Budgeting Fixed Cost: Menyisihkan dana untuk biaya wajib seperti kos, listrik, dan makan.
  3. Refill Dana Darurat: Memastikan cadangan dana minimal 3-6 bulan pengeluaran selalu tersedia sebelum berinvestasi.
  4. Investasi Berbasis Goals: Membangun kebiasaan investasi sesuai tujuan, seperti dana nikah atau DP rumah.
  5. Fun Budget: Menabung jauh-jauh hari untuk kesenangan seperti liburan atau tiket konser agar tidak berutang.
  6. Irregular Expense: Mengontrol biaya yang fluktuatif seperti biaya nongkrong dan transportasi.

Melalui langkah-langkah realistis ini, Kelly berharap generasi muda bisa lebih melek finansial.

Ia meyakini, dengan komitmen minimal tiga bulan dalam menerapkan sistem ini, kondisi keuangan seseorang bisa berubah drastis dan lebih maju dibandingkan rekan seumurannya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#upah #umr #keuangan #gaji #pengelolaan keuangan #Kelly Patricia