Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Wajib Tahu! Tujuh Komponen Motor yang Wajib Diperiksa Setelah Perjalanan Jauh Mudik Lebaran

M Robit Bilhaq • Senin, 30 Maret 2026 | 08:38 WIB
Ilustrasi bengkel sepeda motor. (Jawapos.com)
Ilustrasi bengkel sepeda motor. (Jawapos.com)

RADARTUBAN - Setelah digunakan untuk menempuh perjalanan dalam jarak yang sangat jauh selama masa mudik Lebaran, kondisi sepeda motor sering kali mengalami penurunan performa dan tidak lagi seprima sebelumnya.

Banyak pengendara yang cenderung langsung menggunakan kembali kendaraan mereka untuk aktivitas harian tanpa melakukan pengecekan mendalam, padahal jarak tempuh yang panjang memberikan dampak signifikan pada mesin.

Dampak Perjalanan Jauh terhadap Kondisi Motor

Faktor-faktor seperti durasi perjalanan yang lama, suhu mesin yang panas secara terus-menerus, hingga paparan kondisi jalan yang tidak menentu dapat menurunkan kualitas berbagai komponen motor.

Penurunan kualitas ini sering kali terjadi pada bagian-bagian vital seperti pelumas, sistem pengereman, hingga kondisi ban yang mungkin sudah aus tanpa disadari oleh pemiliknya.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga dan Wakil Gubernur Jawa Timur Pastikan Pelayanan Pelanggan di Bengkel Cepat dan Transparan

Membiarkan kondisi motor yang menurun tanpa penanganan yang tepat dapat meningkatkan risiko terjadinya kerusakan mekanis bahkan kecelakaan saat berkendara di jalan raya.

Agar sepeda motor tetap berada dalam kondisi yang aman, nyaman, dan memiliki usia pakai yang panjang, terdapat beberapa langkah pengecekan penting yang tidak boleh diabaikan.

Periksa dan Ganti Oli Mesin

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa dan mengganti oli mesin, karena kualitas pelumas biasanya sudah menurun drastis setelah digunakan bekerja ekstra keras.

Pemilik kendaraan perlu memastikan apakah volume oli masih berada pada batas normal serta memperhatikan perubahan warna pada cairan pelumas tersebut.

Apabila oli sudah berubah warna menjadi hitam pekat atau suara mesin mulai terdengar lebih kasar, sangat disarankan untuk segera melakukan penggantian agar komponen internal mesin tetap terlindungi.

Cek Kondisi dan Tekanan Angin Ban

Hal kedua yang wajib diperhatikan adalah pemeriksaan kondisi serta tekanan angin pada ban motor, mengingat komponen ini bekerja sangat keras saat melewati berbagai medan jalan.

Penting untuk memastikan bahwa tekanan angin sudah sesuai dengan standar pabrikan serta melakukan inspeksi visual terhadap adanya retakan, benjolan, atau permukaan ban yang mulai menipis.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga dan Wakil Gubernur Jawa Timur Pastikan Pelayanan Pelanggan di Bengkel Cepat dan Transparan

Pastikan Sistem Pengereman Berfungsi Optimal

Langkah ketiga adalah memastikan bahwa sistem pengereman masih berfungsi dengan pakem dan responsif untuk menjamin keselamatan selama berkendara.

Pengendara perlu merasakan apakah tarikan rem mulai terasa terlalu dalam atau muncul gejala kurang menggigit saat tuas rem dioperasikan.

Munculnya suara decitan atau getaran yang tidak wajar saat proses pengereman merupakan indikasi kuat bahwa kampas rem sudah aus dan memerlukan penggantian segera.

Periksa Rantai dan Gir

Komponen keempat yang perlu diperiksa, khususnya untuk motor bertransmisi manual, adalah bagian rantai dan gir yang sangat memengaruhi performa penyaluran tenaga.

Rantai sering kali menjadi kendor atau kering setelah perjalanan jauh, sehingga perlu dibersihkan, diberikan pelumasan ulang, serta diatur kembali tingkat ketegangannya agar tidak berisik.

Cek Kondisi Aki dan Kelistrikan

Hal kelima yang tidak kalah penting adalah melakukan pemeriksaan pada aki serta seluruh sistem kelistrikan motor yang mungkin melemah akibat penggunaan intensif.

Tanda-tanda aki yang mulai soak dapat dikenali dari proses starter yang mulai sulit, sorot lampu yang meredup, hingga suara klakson yang tidak lagi nyaring seperti biasanya.

Periksa Suspensi atau Shockbreaker

Langkah keenam adalah mengecek kondisi suspensi atau shockbreaker, terutama jika motor sering menghantam jalanan bergelombang atau membawa beban yang sangat berat.

Pengendara harus memastikan tidak ada kebocoran oli pada suspensi dan merasakan apakah bantingan motor masih terasa nyaman atau sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Jaga Kebersihan Motor Secara Menyeluruh

Terakhir, pemilik motor sangat disarankan untuk mencuci dan membersihkan kendaraan secara menyeluruh dari segala jenis kotoran yang menempel.

Debu, lumpur, dan residu kotoran yang hinggap di bagian kolong serta mesin jika dibiarkan dapat memicu timbulnya karat yang merusak material logam dalam jangka panjang. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#sepada motor #mudik #oli #lebaran #Bengkel Mebel Perahu Tembo