Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

9 Perilaku Sederhana Ini Bikin Anda Lebih Disukai Saat Mengobrol, Menurut Psikologi

Cicik Nur Latifah • Selasa, 7 April 2026 | 18:50 WIB
Ilustrasi seseorang yang lebih mudah disukai orang banyak. (Freepik/tirachardz)
Ilustrasi seseorang yang lebih mudah disukai orang banyak. (Freepik/tirachardz)

RADARTUBAN – Banyak orang merasa canggung saat berbicara dengan orang lain. Tak sedikit yang dihantui pertanyaan seperti, “Apakah aku terdengar aneh?”, “Apakah mereka menyukaiku?”, atau bahkan “Apakah aku membosankan?”.

Namun menariknya, dalam dunia psikologi terdapat fenomena yang disebut liking gap, yakni kesenjangan antara cara kita menilai diri sendiri dan bagaimana orang lain sebenarnya menilai kita.

Baca Juga: Sering Cek HP Saat Ngobrol? Ternyata Ini 7 Ciri Kepribadian Kamu Menurut Psikologi, Bukan Sengaja Cuek!

Dalam banyak kasus, seseorang justru terlihat lebih menyenangkan dan menarik di mata orang lain dibandingkan penilaiannya sendiri.

Dilansir dari Expert Editor, ada sejumlah perilaku sederhana dalam percakapan yang tanpa disadari dapat membuat orang lain merasa nyaman dan menyukai Anda.

Jika sering dilakukan, perilaku ini bisa memberikan kesan positif secara alami. Berikut sembilan perilaku tersebut:

1. Benar-benar mendengarkan

Mendengarkan bukan sekadar diam, tetapi memberi perhatian penuh saat orang lain berbicara.

Respons sederhana seperti mengangguk atau memberi tanggapan singkat menunjukkan bahwa Anda hadir dalam percakapan. Hal ini membuat lawan bicara merasa dihargai.

2. Mengajukan pertanyaan tulus

Orang yang disukai bukan yang paling banyak berbicara, melainkan yang mampu membuat orang lain merasa menarik. Pertanyaan lanjutan yang tulus menunjukkan ketertarikan dan membuat percakapan terasa lebih hidup.

3. Tersenyum secara alami

Senyuman kecil yang tulus dapat mencairkan suasana. Selain membuat Anda terlihat ramah, senyum juga membantu mengurangi ketegangan dan menciptakan kenyamanan dalam interaksi.

4. Memberi ruang orang lain untuk berbicara

Percakapan yang baik adalah yang seimbang. Memberi kesempatan orang lain untuk berbicara membuat mereka merasa dihargai dan dianggap penting.

5. Menunjukkan empati

Respons empatik saat seseorang berbagi cerita, terutama yang bersifat emosional, dapat membangun koneksi yang lebih dalam. Empati menjadi salah satu kunci hubungan yang kuat.

6. Tidak mudah menghakimi

Sikap terbuka dan tidak cepat mengkritik membuat orang lain merasa aman. Lingkungan percakapan yang bebas penilaian mendorong orang untuk lebih nyaman membuka diri.

7. Mampu menertawakan hal kecil

Humor ringan dapat mencairkan suasana dan membuat interaksi terasa santai. Tidak perlu berlebihan, cukup dengan tidak terlalu serius sepanjang waktu.

8. Mengingat hal-hal kecil

Mengingat nama atau cerita yang pernah dibagikan menunjukkan kepedulian yang tulus. Hal sederhana ini dapat meninggalkan kesan mendalam bagi orang lain.

9. Menjadi diri sendiri

Keaslian menjadi daya tarik utama. Sikap santai, jujur, dan tidak memaksakan diri untuk terlihat sempurna justru membuat seseorang lebih disukai.

Jika Anda sering melakukan beberapa perilaku di atas, besar kemungkinan Anda sudah terlihat ramah, menyenangkan, dan mudah diajak berbicara.

Sering kali, masalah bukan terletak pada bagaimana orang lain melihat kita, melainkan pada cara kita menilai diri sendiri yang cenderung terlalu keras.

Karena itu, saat Anda merasa percakapan berjalan kurang baik, bisa jadi lawan bicara justru menikmatinya lebih dari yang Anda kira. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#liking gap #ngobrol #psikologi #canggung #berbicara