5 Kebiasaan Sederhana untuk Usir Pikiran Negatif dan Menjaga Kesehatan Mental

Cicik Nur Latifah • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 12:09 WIB
Jaga kesehatan mental di era digital dengan 5 kebiasaan mudah, mulai dari teknik pernapasan hingga jurnal syukur
Jaga kesehatan mental di era digital dengan 5 kebiasaan mudah, mulai dari teknik pernapasan hingga jurnal syukur

RADARTUBAN — Arus informasi yang semakin cepat di era digital membuat seseorang lebih mudah terpapar berbagai hal negatif.

Tekanan pekerjaan, kecemasan, hingga persoalan sehari-hari dapat memengaruhi kondisi emosional dan memicu munculnya pikiran negatif.

Di tengah perkembangan teknologi, menjaga kesehatan mental sering kali terabaikan. Padahal, kebiasaan sederhana yang dilakukan secara rutin dapat membantu mengubah pola pikir, meningkatkan suasana hati, serta membuat kehidupan terasa lebih seimbang.

Dikutip dari English Jagran, terdapat sejumlah cara mudah yang bisa dilakukan untuk mengalihkan pikiran dari hal-hal negatif sekaligus meningkatkan rasa  bahagia dalam menjalani aktivitas sehari-hari. 

Baca Juga: Kisah Inspiratif Rani, Anggota Paskibraka Tuban yang Tempa Mental Tangguh Sejak Ditinggal Sang Ayah

Berikut lima kebiasaan yang dapat dicoba:

1. Melakukan teknik pernapasan dalam

Salah satu cara sederhana untuk menenangkan pikiran adalah dengan mengatur pola pernapasan. Caranya, tarik napas selama empat detik, tahan selama empat detik, lalu keluarkan secara perlahan selama empat detik.

Teknik ini dapat diulangi hingga lima kali. Latihan pernapasan yang juga dikenal dalam praktik yoga tersebut dipercaya membantu menenangkan sistem saraf dan memberikan ruang bagi pikiran agar lebih jernih.

2. Membiasakan menulis jurnal rasa syukur

Menulis hal-hal yang disyukuri setiap hari dapat membantu seseorang lebih fokus pada sisi positif kehidupan. Kebiasaan ini juga dapat mengurangi kecenderungan untuk terus memikirkan hal-hal negatif.

Seseorang dapat mencatat tiga hal baik yang terjadi dalam sehari, seperti menikmati makanan favorit, mendapatkan apresiasi dari orang lain, atau mengalami momen kecil yang membuat bahagia.

3. Berjalan santai di lingkungan alami

Saat perasaan negatif mulai muncul, meluangkan waktu untuk berjalan kaki selama sekitar 10 menit di area terbuka bisa menjadi pilihan.

Menghirup udara segar, melihat pepohonan, mendengarkan suara burung, atau menikmati suasana sekitar dapat membantu memperbaiki suasana hati dan membuat pikiran terasa lebih rileks.

Baca Juga: Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMAN 1 Soko: Kuatkan Karakter Siswa dengan Menanamkan Mental Antikorupsi

4. Mendengarkan musik yang disukai

Musik juga dapat menjadi cara untuk meningkatkan semangat dan memperbaiki suasana hati. Pilih lagu dari genre apa pun yang memberikan energi positif atau membuat perasaan menjadi lebih baik.

Mendengarkan lagu favorit menggunakan earphone, baik musik populer maupun lagu motivasi, dapat membantu mengalihkan perhatian dari pikiran negatif.

5. Melakukan kebaikan kecil kepada orang lain

Berbuat baik kepada orang lain, meski dalam bentuk sederhana, dapat memberikan dampak positif bagi diri sendiri.

Membantu seseorang dengan cara yang memungkinkan dapat memunculkan rasa bahagia serta mengingatkan bahwa setiap individu memiliki peran dan pengaruh positif bagi lingkungan sekitar.

Kebiasaan-kebiasaan kecil tersebut mungkin terlihat sederhana, tetapi jika dilakukan secara konsisten dapat membantu membangun pola pikir yang lebih positif dan mendukung kesehatan mental. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
Negatif psikologi kesehatan mental tidur