Bongkar Rahasia Growth Mindset Gen Z, Sadam Permana Bagikan Pengalaman di Channel Raditya Dika

Jessyca Diva Edhelwise • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:52 WIB
profil TikTok milik konten kreator Sadam Permana. (Tangkapan layar TikTok)
profil TikTok milik konten kreator Sadam Permana. (Tangkapan layar TikTok)

RADARTUBAN–Nama Sadam Permana memang sudah tidak asing lagi di mata publik sebelum kemunculannya di kanal YouTube komedian dan penulis ternama Raditya Dika. Content creator yang populer dengan julukan "Ganteng Berprestasi" (Gunpres) ini memang telah memiliki basis penggemar yang kuat berkat rekam jejak prestasinya.

Hadir sebagai bintang tamu di podcast tersebut, Sadam membagikan perjalanan karier, prinsip hidup, hingga faktor yang membuatnya berani melakukan career switch dari dunia hukum ke industri kreatif tanah air.

Sadam yang merupakan alumnus Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) mengungkapkan bahwa keberhasilannya meraih berbagai kejuaraan, salah satunya menjadi Best Speaker pada Lomba Debat APBN Kementerian Keuangan mengalahkan ratusan peserta, tidak lepas dari penerapan growth mindset.

Baca Juga: Kenapa Gen Z Enggan Punya Anak? Biaya Hidup hingga Harga Rumah Jadi Sorotan

Walaupun berlatar belakang ilmu hukum, ia tidak ragu untuk mempelajari disiplin ilmu ekonomi dari nol saat ikut serta dalam perlombaan tingkat nasional tersebut.

​"Sebagai seorang Gen Z, kita harus punya mindset problem solving. Melihat masalah harus dilihat secara growth mindset," tutur Sadam dalam perbincangannya bersama Raditya Dika.

Ia menekankan bahwa sebuah tantangan tidak boleh dianggap sebagai hambatan yang merendahkan, melainkan sarana utama untuk meningkatkan level kualitas diri di berbagai aspek kehidupan.

​"Ketika gue ikut lomba, bukan berarti gue cuma mau menang. Yang paling penting itu proses belajarnya (learning process). Gue riset ke dosen, ke alumni, dan baca berbagai literatur. Pada akhirnya, mindset-nya adalah bagaimana suara generasi muda bisa didengarkan langsung oleh para pembuat kebijakan," lanjutnya.

Keputusannya untuk berpindah haluan menjadi content creator sepenuhnya usai menyelesaikan pendidikan di FHUI dan sempat menjalani masa magang di perusahaan korporat juga sempat mendatangkan keraguan.

Namun, Sadam memilih untuk memanfaatkan momentum serta potensi besar yang ia miliki di media sosial. Menurutnya, keberanian mengambil kesempatan secara terukur adalah kunci penting bagi generasi muda masa kini.

Selain aktif membuat konten edukasi dan komunikasi di platform digital, Sadam saat ini tengah dalam proses merancang proyek buku terbarunya bersama penerbit GagasMedia.

Buku tersebut direncanakan akan mengulas perjalanan hidupnya secara jujur, termasuk bagaimana ia berjuang bangkit dari pengalaman bullying masa sekolah hingga tantangan kesehatan mental yang pernah dihadapi.

Tak berhenti di situ, ia juga berencana mengeksplorasi minatnya di dunia seni peran (acting) hingga komedi tunggal (stand-up comedy) sebagai langkah besar berikutnya dalam mengukir prestasi di industri hiburan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
Sumber : Youtube Raditya Dika
Sadam Permana Gen Z growth mindset