RADARTUBAN - Banyak sekali metode diet yang dilakukan oleh banyak orang untuk mengurangi berat badannya.
Metode yang dilakukan setiap orang pun akan berbeda – beda, seperti diet mediterania, diet rendah karbohodrat, dan lain sebagainya.
Salah satu metode diet yang juga sudah banyak dipraktekkan oleh orang – orang adalah metode diet ekstrim dengan bantuan cacing pita.
Diet ini mulai dipraktekkan oleh para wanita Era Victoria sekitar abad ke – 18 atau 19, dan ternyata masih banyak sekali digunakan di zaman sekarang untuk mengurangi berat badan secara cepat dalam waktu singkat dan tanpa melakukan olahraga teratur.
Meskipun sebenarnya tampak mengesankan, namun diet cacing pita ini bisa jadi akan menimbulkan masalah kesehatan yang sangat serius di masa mendatang.
Diet ini akan dilakukan dengan mengonsumsi pil yang didalamnya terdapat telur – telur cacing pita. Telur cacing tersebut akan menetas dan tumbuh menjadi cacing dewasa didalam usus.
Baca Juga: Inilah Mitos Diet yang Sering Disalahpahami, Penjelasan Dokter Diana dalam Podcast Nikita Willy
Seseorang yang melakukan diet ekstrim ini akan dapat makan apa saja yang dia inginkan dan tetap bisa menurunkan berat badan karena cacing pita dalam ususnya akan memakan semua kalori bahkan nutrisi yang dikonsumsi.
Setelah seseorang mendapatkan berat badan yang dia inginkan, maka dokter akan membantu mengeluarkan cacing pita ini dari dalam ususnya dengan cara meresepkan obat – obatan oral atau perawatan lain tergantung infeksi yang dialami.
Obat – obatan yang akan diresepkan berfungsi untuk mengobati peradangan usus akibat infeksi, obat anti kejang jika mengalami kejang karena infeksi, pengobatan pembengkakan otak jika terjadi, dan beberapa lainnya.
Diet ini sama saja dengan infeksi cacing pita yang akan sangat berbahaya dan menimbulkan kerugian pada tubuh dibanding dengan manfaatnya untuk menurunkan berat badan dengan cepat.
Berikut ini adalah berbagai bahaya melakukan diet cacing pita, seperti:
Menginfeksi organ dalam
Cacing pita tidak bisa dikendalikan, dimana dia harus menempel. Ini mengakibatkan cacing pita tidak hanya berada di dalam usus dan dapat menempel pada organ dan jaringan lain didalam tubuh.
Infeksi paru – paru dan meningitis
Cacing pita bahkan dapat menginfeksi paru – paru dan otak, ini mangakibatkan orang yang memiliki cacing pita dalam tubuhnya akan mengalami infeksi pada paru – paru dan otaknya.
Gangguan pencernaan
Hewan ini juga dapat memicu gangguan pada sistem pencernaan, seperti infeksi usus buntu, diare, kembung, nyeri perut, dan lain sebagainya.
Malnutrisi
Cacing pita yang ada di dalam usus akan memakan semua kebutuhan nutrisi yang penting bagi tubuh, sehingga dapat menyebabkan seseorang yang menggunakan metode diet ini mengalami malnutrisi atau kekurangan nutrisi.
Masalah neurologis
Komplikasi serius ini terjadi akibat cacing pita yang menyerang sistem saraf pusat, sehingga akan menyebabkan kejang, gangguan mental, demensia, dan juga gangguan koordinasi tubuh.
Kematian
Diet cacing pita dapat menyebabkan kematian karena komplikasi serius yang terjadi didalam tubuhnya, seperi kerusakan organ – organ dalam dan infeksi saraf pusat yang dapat mengancam nyawa.
Diet ekstrim memang membantu penurunan berat badan lebih cepat dan juga tidak perlu melakukan olahraga. Namun, diet ektrim pula dapat menimbulkan masalah kesehatan yang jauh lebih berbahaya dan merugikan.
Untuk itu, lakukanlah metode diet yang sudah dianjurkan oleh pakar kesehatan, dokter, dan ahli diet untuk mendapatkan berat badan ideal dan sehat untuk tubuh. (*)
Editor : Shafa Dina Hayuning MentariSumber : Radar Tuban