Produk Bagus Tak Cukup, Kemal Mukhtar Bongkar Skill Penting bagi Pelaku UMKM

Salsa Mardhotun Nafisah • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 12:55 WIB
Kemal Mukhtar bongkar kunci utama UMKM agar produknya dikenal dan laris di media sosial. (Tangkapan layar Youtube Suara Berkelas)
Kemal Mukhtar bongkar kunci utama UMKM agar produknya dikenal dan laris di media sosial. (Tangkapan layar Youtube Suara Berkelas)

RADARTUBAN – Kemampuan berbicara atau speaking skill dinilai penting untuk menunjang berbagai pekerjaan, termasuk bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hal tersebut disampaikan Kemal Mukhtar dalam podcast Suara Berkelas yang membahas pentingnya kemampuan komunikasi di era digital.

Kemal menjelaskan, speaking skill tidak hanya berkaitan dengan profesi seperti pembawa acara, penyiar radio, atau presenter.

Menurutnya, kemampuan berbicara diperlukan dalam berbagai pekerjaan karena seseorang harus mampu menyampaikan informasi, ide, maupun produk kepada orang lain.

Baca Juga: Indeks Bisnis UMKM BRI Q2 2026 Capai 102,1, Optimisme Pelaku Usaha Tetap Terjaga

“Speaking skill adalah skill pendamping nomor satu apapun pekerjaan lu,” ujar Kemal Mukhtar.

Menurut Kemal, kemampuan tersebut menjadi penting bagi pelaku UMKM karena kualitas produk saja tidak selalu cukup untuk menarik perhatian konsumen.

Produk yang enak dan memiliki kemasan menarik tetap perlu diperkenalkan dengan cara yang mampu membuat calon pembeli memahami produk tersebut.

Ia mencontohkan sejumlah makanan lokal Indonesia yang menurutnya memiliki potensi, tetapi belum dikenal secara luas.

Kemal menilai salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana produk dan cerita di baliknya dikomunikasikan kepada masyarakat, baik melalui komunikasi langsung maupun media digital.

Perkembangan media sosial juga membuka kesempatan bagi UMKM untuk memperkenalkan produknya. Kemal menyinggung penggunaan TikTok sebagai salah satu media untuk berjualan.

Namun, menurutnya, pelaku usaha tidak cukup hanya mengandalkan produk atau berharap mendapatkan perhatian dari algoritma. Mereka juga perlu mampu berbicara dan menyampaikan informasi produk secara menarik.

“Lu gak bunyi enggak ada yang beli,” kata Kemal.

Kemal menambahkan, kemampuan berbicara tidak bisa dikuasai hanya dengan satu kali latihan.

Keterampilan tersebut perlu terus dipraktikkan agar seseorang semakin terbiasa menyampaikan gagasan dengan baik. 

Karena itu, speaking skill dapat menjadi keterampilan pendukung yang membantu seseorang dalam pekerjaan maupun menjalankan usaha. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
Speaking skill UMKM produk