Dana yang terkumpul di BAZNAS Kabupaten Tuban di-tasaruf-kan dan didayagunakan untuk mustahik (penerima manfaat) melalui lima program utama. Kelima program tersebut, Tuban Peduli, Tuban Taqwa, Tuban Cerdas, Tuban Berdaya, dan Tuban Sehat.
Secara global, dana ZIS-DSKL yang tersalur sejumlah Rp 13.075.793.600. Dana tersebut disalurkan kepada 53.075 orang penerima manfaat. Pada Program Tuban Peduli, tersalur sebesar Rp 4.253.636.400 dengan mustahik 19.449 orang. Program Tuban Peduli merupakan program prioritas pada 2021, mengingat situasi pandemi Covid-19 yang memengaruhi kondisi ekonomi warga Kabupaten Tuban. Pada kegiatan Biaya Hidup Fakir A dan B tersalurkan sebesar Rp 1.282.170.000 dengan mustahik 2.148 jiwa. Santunan Mustahik Insidental tersalurkan Rp 1.377.794.250 dengan jumlah mustahik 9.160 jiwa. Bantuan Kebencanaan tersalur Rp 296.988.700 dengan mustahik 525 jiwa. Bantuan Rehabilitasi Rumah Dhuafa tersalur Rp 750.000.000 dengan mustahik 25 jiwa.
Pada program Tuban Cerdas, tersalurkan dana ZIS-DSKL sejumlah Rp 992.960.000 dengan mustahik total 1.878 jiwa. Beasiswa tingkat SD/MI tersalurkan Rp 731.350.000 dengan mustahik 1.554 jiwa. Beasiswa tingkat SMP/MTs tersalurkan Rp 163.125.000 dengan mustahik 194 jiwa. Beasiswa Satu Rumah Satu Sarjana (SKSS) tersalurkan Rp 59.795.000 dengan mustahik 18 jiwa. Dan, Bantuan Biaya Pendidikan tersalurkan Rp 38.690.000 dengan mustahik 112 jiwa.
Program Tuban Berdaya merupakan program dengan serapan paling rendah pada 2021. Situasi pandemi Covid-19 memaksa penyaluran bantuan diarahkan kepada santunan-santunan, sehingga pendayagunaan ZIS-DSKL mengalami kelesuan serapan. Pada program ini hanya tersalurkan Rp 213.090.000 untuk kegiatan bantuan modal usaha. Penerima manfaat bantuan modal usaha ini 47 jiwa.