Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Diskusi dalam Pelantikan Pengurus PWI, Industri di Tuban untuk Siapa?

Amin Fauzie • Kamis, 24 Maret 2022 | 17:59 WIB
DISKUSI: Workshop yang mengangkat tema industrialisasi di Tuban yang merupakan rangkaian pelantikan pengurus PWI Tuban di Pendapa Krida Manunggal kemarin (23/3). / Yudha Satria Aditama
DISKUSI: Workshop yang mengangkat tema industrialisasi di Tuban yang merupakan rangkaian pelantikan pengurus PWI Tuban di Pendapa Krida Manunggal kemarin (23/3). / Yudha Satria Aditama
TUBAN, Radar Tuban – Industri di Tuban untuk Siapa? Tema tersebut diangkat dalam workshop yang merupakan rangkaian pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tuban periode 2022 – 2025.

Acara yang digelar di Pendapa Krida Manunggal Tuban kemarin (23/3) siang itu menghadirkan Sekda Tuban Budi Wiyana selaku narasumber.

Sekda Tuban Budi Wiyana mengungkapkan, Tuban memiliki banyak industri yang mendongkrak perekonomian. Diproyeksikan industri baru terus bermunculan selama beberapa tahun mendatang. Hadirnya industri ini diharapkan mampu menyejahterakan masyarakat.

‘’Mengacu tema, industri di Tuban untuk siapa? Saya menegaskan, industri di Tuban harus untuk masyarakat Tuban,’’ tegasnya.

Mantan kepala Bappeda Tuban ini juga mengupas peran penting wartawan dalam memberikan informasi yang valid seputar perkembangan industri di Bumi Ronggolawe. Menurut Budi, wartawan merupakan garda terdepan sumber informasi yang selama ini belum banyak diketahui masyarakat maupun pejabat.

‘’Kami mengapresiasi kinerja wartawan yang selama ini berperan dalam memajukan Tuban dengan penyajian informasi yang valid,’’ ujarnya.

Di forum yang sama, Ketua PWI Tuban Suwandi menyampaikan terima kasih kepada semua stakeholder yang berperan aktif. Dia mengatakan, kritik yang disampaikan wartawan melalui berita hanya untuk membangun Tuban.

‘’Jangan anggap kritik ini sebagai hinaan, pemberitaan yang dimuat selama ini adalah bentuk kritik membangun untuk kemajuan Tuban,’’ ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI   Jatim Mahmud Suhermono dalam sambutannya mengingatkan kepada insan pers dalam pemberitaan perlu menekankan aspek Kode Etik Wartawan Indonesia dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Mahmud menegaskan, jika terjadi pemberitaan terkait instansi atau perusahaan, maka wartawan harus menyediakan hak jawab yang berimbang.

‘’Bedanya media sosial dan media massa adalah validasi berita. Semua berita yang dimuat di media massa sudah terkonfirmasi,’’ tegasnya. (yud/ds) Editor : Amin Fauzie
#Pengurus PWI Tuban #Workshop PWI Tuban #Pelantikan PWI Tuban #PWI Tuban