Kepala Bappeda Litbang Tuban Agung Triwibowo melalui Kepala Seksi Inotek Litbang Suwoto menyampaikan, teknis pelaksanaan Tubernova kali ini tidak beda jauh dengan tahun sebelumnya. Dimulai dari pendaftaran proposal ide inovasi. Selanjutnya seleksi proposal para nominator hingga ditetapkan finalis untuk melakukan paparan yang dijadwalkan pada awal Agustus.
‘’Penetapan pemenang akan diumumkan pada November bersamaan dengan peringatan Hari Jadi Tuban,’’ terangnya.
Suwoto menyampaikan, syarat peserta sangat mudah. Pertama, peserta wajib warga Tuban yang dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP) atau dokumen lain. Peserta bisa perorangan atau berkelompok maksimal tiga orang dan tidak berafiliasi dengan lembaga litbang pemerintah. Satu peserta hanya boleh mengirimkan satu inovasi yang belum pernah memenangkan kompetisi atau kejuaraan apa pun.
‘’Inovasi terbaik akan mendapat hadiah uang tunai Rp 16,5 juta dan sertifikat,’’ tuturnya.
Event Tubernova 2022 mengusung tema Membangkitkan Budaya Inovatif dan Kreatif Menuju Tuban Lebih Berdaya Saing. Inovasi yang dilombakan boleh dari berbagai kategori sesuai keahlian para inovator. Antara lain, inovasi di bidang pendidikan, energi, lingkungan hidup, pariwisata, sosial, rekayasa – manufaktur, kerajinan – industri rumah tangga, agribisnis – pangan, pertanian – perikanan – peternakan, dan kesehatan.
‘’Inovasi yang terbaik akan mendapat apresiasi tertinggi dari pemkab,’’ ujarnya.
Inovasi dari masyarakat diharapkan mampu mendorong pembangunan sumber daya manusia dan perekonomian di Tuban.
‘’Mari bersama-sama sukseskan satu desa satu unggulan dengan inovasimu,’’ kata dia memberi semangat. (yud/ds) Editor : Amin Fauzie