Sebagaimana diketahui, pada pelaksanaan haji yang berlangsung sebulan lalu, CJH usia di atas 65 tahun batal berangkat menyusul kebijakan pembatasan usia oleh pemerintah Arab Saudi.
Tahun depan, setelah tak ada lagi halangan—pandemi Covid-19, CJH usia di atas 65 tahun bakal kembali diprioritas untuk berangkat ke Tanah Suci.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Tuban Ashabul Yamin membenarkan perihal kabar melegakan tersebut. Namun, untuk sementara masih menjadi kabar. Sebab, tidak ada yang tahu kapan pandemi akan berakhir. Yang jelas, terang dia, semua berharap supaya pandemi lenyap dari muka bumi.
‘’Kabar melegakan ini didukung apresiasi dari pemerintah Arab Saudi. Jemaah haji asal Indonesia mendapat apresiasi dari pemerintah Arab Saudi karena selalu tertib, sehingga mendapat atensi untuk diprioritaskan,’’ tuturnya.
Disampaikan Yamin, apabila kuota haji asal Indonesia kembali normal, maka tahun depan CJH yang berangkat ke Tanah Suci hampir tiga kali lipat dari tahun ini yang hanya sekitar 100 ribu.
‘’Dengan begitu, kuota CJH dari Tuban juga kembali normal,’’ tuturnya.
Meski demikian, terang menurut ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Tuban ini, semua masih berbentuk kabar. Kepastiannya adalah tahun depan.
‘’Kita berdoa akan pandemi segera berakhir,’’ harapannya. (fud/tok) Editor : Amin Fauzie