Busana dan pernak-pernik yang dibawakan khas Minangkabau. Mulai sari tengkuluk (penutup kepala), baju kurung, kain selempang, kain sarung, dan perhiasan (kalung dan anting).
Begitu juga properti mobil hias berbentuk rumah dengan lampu gemerlap yang diusung. Tampil di urutan ke-34, peserta karnaval dari MAN 1 Tuban begitu totalitas dan semangat.
Kepala MAN 1 Tuban, Dr. H. M. Badar, M.Ag, MM. ikut meramaikan carnival yang kali pertama digelar malam tersebut. Dia didampingi kepala tata usaha, waka kurikulum, sarpras, kesiswaan, humas, dan guru pendamping ikut berjalan kaki.
Dr Badar mengatakan, semangat luar biasa keluarga besar lembaga pendidikannya dijiwai tema peringatan HUT Kemerdekaan ke-77; Bangkit Lebih Cepat Pulih lebih Kuat.
Dia menyampaikan, tema tersebut memiliki makna bangsa Indonesia harus lebih semangat mengembalikan dan memulihkan ekonomi.
‘’Negeri ini ditakdirkan lahir dan dibesarkan dengan budaya saling menyayangi dan mencintai,’’ ujarnya.
Karena itu, kata dia, perbedaan di negeri ini bukanlah sebuah ancaman. Itu karena sejarah telah membuktikan perbedaan sebagai kekuatan. Keberagaman menjadi sumber maslahah.
‘’Ketika di negeri orang terpecah belah dan terjadi pertumpahan darah, negeri ini justru saling mengasah dan tetap ramah,’’ kata dia yang optimistis ke depan MAN 1 Tuban tetap terdepan.
Madrasah lebih baik, lebih baik di Madrasah, Madrasah Mandiri berprestasi. (ds) Editor : Amin Fauzie