Kepala SMKN 1 Tuban Subandi, M.Pd melalui Ketua Karnival SMKN 1 Tuban Susilo Hadi Nugroho, S.Pd mengatakan, dalam sinopsis diceritakan Samosir berbuat kesalahan yang membuat Toba marah dan memakinya sebagai anak ikan. Lalu, istrinya marah dan meminta Samosir berlindung di suatu tempat yang tinggi.
Selanjutnya, air meluap yang kemudian menjadi Danau Toba. Sementara daratan tempat anaknya berlindung kemudian dinamakan Pulau Samosir.
Susilo menyampaikan, setelah menampilkan mobil yang merupakan visualisasi Danau Toba, penampilan tersebut diakhiri tarian tor-tor yang merupakan tari untuk menghormati nenek moyang. Juga ditampilkan tarian sinanggar tulo yang menggambarkan keluh kesah seorang anak yang harus menuruti kemauan dalam keluarga.
‘’Semangat menceritakan kembali legenda dan sejarah Nusantara diusung oleh tim carnival SMKN 1 Tuban,’’ ujarnya.
‘’SMKN 1 Tuban selalu mendukung kegiatan yang diselenggarakan pemkab, apalagi untuk mengasah kreativitas dan keterampilan seperti Tuban Specta Night Carnival,’’ tegasnya. (yud/ds) Editor : Amin Fauzie