Dua kecamatan tersebut menggeser Kecamatan Semanding dan Widang yang sebelumnya sempat menempati dua wilayah dengan angka kecelakaan tertinggi selama 2022.
[irp posts="8775" ]
Kanitgakkum Satlantas Polres Tuban Ipda Eko Sulistiyono menyampaikan, dalam evaluasi selama Januari, tercatat lima kecamatan penyumbang kasus kecelakaan terbesar. Yakni, Kecamatan Tuban dengan 16 kejadian, Kecamatan Jenu (14 kejadian), Kecamatan Palang (9 kejadian), Kecamatan Plumpang (9 kejadian), dan Kecamatan Semanding (8 kejadian).
‘’Total korban kejadian di lima kecamatan tersebut ada 56 kecelakaan lalu lintas,’’ tutur dia kepada Jawa Pos Radar Tuban.
Mantan Kanitreskrim Polsek Grabagan ini mengatakan, jumlah korban di lima kecamatan tersebut juga cukup tinggi. Di Kecamatan Tuban dari 16 kasus, ada 2 orang meninggal dunia dan 20 luka ringan.
Sedangkan di Kecamatan Jenu ada 6 orang meninggal dan 9 luka ringan. Selanjutnya, Kecamatan Palang 2 korban meninggal dan 12 luka ringan. Di Kecamatan Plumpang 13 korban luka ringan dan di Kecamatan Semanding 2 orang meninggal, serta 9 luka ringan.
Dari kecelakaan di lima kecamatan ter sebut, kerugian material mencapai Rp 119 juta.
Sedangkan pemicu kecelakaan, kata Eko, masih didominasi kelalaian pengguna jalan. Seperti mengemudi dengan kondisi mengantuk, tidak penuh konsentrasi, atau kebut-kebutan.
Penyebab selanjutnya, yakni karena infrastruktur kurang memadai seperti jalan bergelombang dan berlubang.
‘’Terbanyak korban dari pengemudi sepeda motor yang lalai,’’ papar dia. (yud/tok)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Amin Fauzie