Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Transaksi Tukar Uang Baru Tembus Rp 5 M, Simak Cara & Syaratnya

Amin Fauzie • Rabu, 12 April 2023 | 17:40 WIB
KHAS RAMADAN: Petugas BRI Cabang Tuban saat melayani masyarakat yang menukarkan uang menjelang Idul Fitri. (Yudha Satria Aditama/Radar Tuban)
KHAS RAMADAN: Petugas BRI Cabang Tuban saat melayani masyarakat yang menukarkan uang menjelang Idul Fitri. (Yudha Satria Aditama/Radar Tuban)
Radartuban.jawapos.com - Tradisi memberikan bebungah uang baru saat Idul Fitri masih melekat di masyarakat. Ini yang menjadikan transaksi penukaran uang baru di perbankan selama Ramadan cukup tinggi.

Memasuki pekan ketiga Ramadan, transaksi tukar uang baru di BRI Tuban sudah tembus Rp 5 miliar.

Branch Office Manager BRI Tuban Ayub Burhan mengatakan, penukaran uang baru tidak hanya bisa dilakukan di front office kantor cabang. Untuk menghindari antrean panjang, pihaknya juga melayani penukaran uang baru di tiap kantor unit di kecamatan.

Syaratnya, setiap orang bisa menukarkan satu paket berjumlah Rp 3,7 juta. Rinciannya, satu bendel pecahan Rp 20 ribu senilai Rp 2 juta, satu bendel pecahan Rp 10 ribu (Rp 1 juta), satu bendel pecahan Rp 5 ribu (Rp 500 ribu), dan satu bendel pecahan Rp 2 ribu (Rp 200 ribu).

Pria asal Bandung itu menyampaikan, untuk memaksimalkan pelayanan terhadap nasabah, transaksi tukar uang baru di kantor cabang dibatasi hanya Rp 115 juta per hari.

Syaratnya, masyarakat yang hendak menukarkan harus menunjukkan kartu tanda penduduk elektronik (EKTP).

Dari transaksi yang sudah berjalan, kata Ayub, panggilan akrabnya, rata-rata kantor cabang melayani Rp 40-50 juta per hari. Terbanyak melakukan penukaran uang pecahan Rp 20 ribu dan Rp 10 ribu. ''Hanya sebagian kecil yang menukarkan pecahan Rp 2 ribu dan Rp 5 ribu,'' jelasnya. Sedangkan yang menukarkan sekitar 30-50 orang per hari.

Ayub mengatakan, sebagian besar yang menukar uang baru adalah karyawan perusahaan. Mereka memilih menukarkan di perbankan karena terjamin keaslian dan keamanannya.

Selain itu, tidak diperlukan biaya tambahan atau jasa fee seperti dilakukan jasa tukar di tepi jalan.

Ayub memastikan uang baru yang diberikan pada penukaran merupakan cetakan terbaru. Uang pecahan baru tersebut memiliki ciri berwarna lebih tajam dan ukuran yang lebih kecil. (yud/ds)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Tuban, silakan bergabung di Grup Telegram “Radar Tuban”. Caranya klik link join telegramradartuban. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. Editor : Amin Fauzie
#tradisi lebaran #tradisi tukar uang #tradisi lebaran indonesia #syarat tukar uang di bank #tukar uang di bank