RADARTUBAN.COM-Bagi Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir, laga perdana timnas Indonesia U-17 melawan timnas Ekuador U-17 merupakan kunci melangkah lebih jauh.
“Kuncinya pertandingan pertama sama Ekuador. Kalau kita bisa bermain lepas, menghasilkan poin penuh,” kata Erick ketika ditemui ANTARA setelah menonton pengundian babak penyisihan grup Piala Dunia U-17 di Jakarta Barat, Jumat (15/9).
Pada pengundian babak penyisihan, tim Merah Putih berada di grup A bersama Ekuador, Panama, dan Maroko.
Indonesia dan 23 tim lainnya berkesempatan lolos ke babak 16 besar apabila menjadi peringkat satu dan dua masing-masing grup (A-F).
Juga menjadi empat peringkat tiga terbaik dari enam grup yang ada.
“Apalagi ini (laga perdana timnas U-17) dipastikan semua mata dunia melihat. Pak Presiden sendiri sudah komitmen akan hadir. Dan, saya dengar juga tadi drawing ini pun Pak Presiden nonton. Jadi beliau punya perhatian lebih kepada olahraga, khususnya sepak bola,” tambahnya.
Pria yang juga menteri Badan Usaha Milik Negara itu mengatakan, pendapatnya selaras dengan pernyataan legenda sepak bola Indonesia Bambang Pamungkas yang juga ikut menonton pengundian babak grup Piala Dunia U-17.
“Ya tinggal tadi Bepe (Bambang Pamungkas) sampaikan sebagai legenda sepak bola. Bagaimana bisa bermain senang, bermain lepas. Sama yang seperti saya tekankan selama ini membangun nyali mental tim nasional, siapa pun berani main,” ucap pria 53 tahun itu.
Erick juga berbicara soal target di Piala Dunia U-17. Dia mengatakan, dengan memasang target secara bertahap untuk timnas U-17, berarti PSSI memasang target di setiap babak yang diikuti.
“Ya saya rasa bertahap, kan kita juga dalam persiapan. Ini tidak tahu apakah ada pemain yang, saya tidak mau bicara, tapi bisa saja cedera,” kata Erick.
Timnas U-17 asuhan pelatih Bima Sakti akan menjalani pemusatan latihan di Jerman yang direncanakan berangkat pada Sabtu (16/9). Bersama konsultan pelatih Frank Wormuth, Arkhan Kaka dkk akan menjalani pemusatan latihan selama kurang lebih satu bulan di Negeri Panzer.
Di Jerman, timnas akan beberapa kali menggelar laga uji coba untuk mematangkan persiapan jelang kejuaraan dunia yang digelar pada empat stadion di Indonesia tersebut.
“Jadi ya kembali, kita harus benar-benar mempersiapkan tim ini yang tinggal 50 hari lebih. Jadi lima minggu ke depan di Jerman harus benar-benar dimaksimalkan untuk uji coba,” ujar Erick.(ds)
Editor : Kifani Amalija Putri