Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Setelah Gabung KIM, Nama AHY Sementara Belum Diusulkan Dampingi Prabowo

Dwi Setiyawan • Selasa, 19 September 2023 | 18:17 WIB

 

Prabowo Subianto Menteri Pertahanan Indonesia (Capers 2024)
Prabowo Subianto Menteri Pertahanan Indonesia (Capers 2024)

 

RADARTUBAN.COM-Sebelum Partai Demokrat bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk mengusung Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden (bacapres), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golkar (PG), dan Partai Bulan Bintang (PPB) sudah mengusulkan nama pendamping Prabowo sebagai bacawapres.

Dikutip dari ANTARA, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) kembali menegaskan, partainya mengusulkan dua nama bacawapres.

"Bakal cawapres itu sudah jelas, Pak Erick Thohir, nomor dua Pak Muhadjir, udah," katanya setelah mengikuti pemusnahan minuman beralkohol dan barang lainnya di halaman kantor Balai Pengawasan Tertib Niaga Makassar, Gedung Graha Sucofindo, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (18/9), sebagaimana dikutip dari ANTARA.


Untuk pilihannya, Zulhas mengatakan, semua diserahkan kepada koalisi.


Sebelumnya, Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily menegaskan mendorong Airlangga Hartarto menjadi pendamping dari Prabowo pada Pilpres 2024.


Dia menilai Airlangga sebagai sosok yang tepat dan memiliki pengamalan sebagai menteri koordinator bidang perekonomian yang sangat penting dalam menghadapi situasi global mendatang.


Ace juga yakin Prabowo Subianto akan mengajak partai politik koalisinya untuk membahas bersama calon wakil presiden (cawapres).


‘’Maka sebagai kader Partai Golkar tentu saya ingin Pak Airlangga sebagai cawapres. Karena kan beliau selain sebagai Ketum Partai Golkar, tapi soal kebutuhan objektif yang dihadapi oleh bangsa ke depan adalah sebagaimana kita melakukan pemulihan ekonomi," ujar dia di Gedung Nusantara II, kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (29/8), sebagaimana dikutip dari REPUBLIKA.CO.ID.

Partai Bulan Bintang juga mengusulkan ketua umumnya, Yusril Ihza Mahendra sebagai bacawapres pendamping Prabowo.

Siapa yang dipilih Prabowo dari nama-nama yang disodorkan ketiga partai pengusungnya?

Sebagaimana dilansir dari CNN Indonesia, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Budi Djiwandono mengatakan, calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto akan diputuskan partai politik koalisi setelah Partai Demokrat resmi bergabung KIM.

"Semua hal-hal teknis khususnya cawapres dan sebagainya akan dikomunikasikan, diputuskan bersama-sama nanti pada saatnya Partai Demokrat sudah secara resmi mendeklarasikan pilihan politiknya," kata Budi di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (17/9).

Partai Demokrat adalah partai keenam yang memperkuat barisan pendukung Prabowo Subianto.


Sebelumnya, lima parpol lebih dulu merapat. Kelima parpol tersebut, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Gelora, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Ditanyakan terkait kehadiran Partai Demokrat yang ikut bergabung dalam KIM, Zulhas enggan berkomentar banyak.


"Ahlan wa sahlan, bihudurikum (Selamat datang atas kehadirannya). Sudah ada gambarnya kan semalam, ramai-ramai toh (sudah bergabung)," katanya singkat kepada awak media.

Dukungan Partai Demokrat kepada KIM disampaikan langsung ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika bertemu Prabowo dan jajaran pimpinan partai dari KIM di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (17/9).


Ketika bergabung dengan KIM, Partai Demokrat hanya menitipkan agenda perubahan dan perbaikan kepada bacapres Prabowo Subianto.(ds)

Editor : Kifani Amalija Putri
#partai demokrat #Bacawapres #partai amanat nasinonal #Pilpres 2024 #Bacapres #Partai Golkar #koalisi indonesia maju #prabowo subianto #partai bulan bintang #agus harimurti yudhoyno