RADARTUBAN.COM-Sakit gigi bisa memicu penyakit jantung dan ginjal!
Apa hubungannya? Berikut penjelasan Ketua Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia Prof. drg. Suryono, S.H., M.M., Ph.D.
"Saat kondisi tubuh mengalami kelelahan atau imunitasnya menurun, maka dia (kuman yang berasal dari gigi berlubang) akan menyebar mengikuti pembuluh darah, bisa ke jantung, ginjal," terang dia sebagaimana dikutip dari ANTARA.
Merujuk beberapa studi, Suryono memaparkan, kondisi buruk kebersihan mulut seseorang bisa memacu zat-zat inflamasi penyebab terjadinya kenaikan kadar gula darah.
Menurut dia, kalau kadar gula darah bisa dikendalikan, maka kesehatan gigi dan mulut yang tadinya goyah bisa baik kembali.
Mengacu sejumlah hasil studi, Suryono kembali menjelaskan hubungan penyakit sistemik seperti diabetes melitus dengan kondisi kesehatan gigi dan mulut.
Dia mengungkapkan, tingginya kadar gula salah satunya periodontitis yakni infeksi gusi yang merusak gigi, jaringan lunak, dan tulang penyangga gigi.
‘’Aroma napas orang dengan kadar gula tinggi itu seperti cairan pembersih kuteks,’’ tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia drg. Usman Sumantri, MSc. mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak meremehkan sakit gigi.
Salah satunya gigi berlubang yang bisa mengancam nyawa.
"Orang yang meninggal karena giginya berlubang, tidak dirawat bernanah, didiamkan bisa ke jantung, ginjal. Jadi menyebabkan kematian, indirect to death, tidak menjadikan kematian langsung," tutur dia.
Usman juga menyarankan untuk memeriksakan gigi ke dokter setidaknya enam bulan sekali.(ds)