Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Ikut Lapak Ganjar, Order Naik Dua Kali Lipat

Ahmad Atho’illah • Jumat, 22 September 2023 | 13:05 WIB

 

RAMAH LINGKUNGAN: Kristanti Nareswari, pemilik usaha Setyo Handmade dari Boyolali, menunjukkan produk daur ulang limbah kertasnya.
RAMAH LINGKUNGAN: Kristanti Nareswari, pemilik usaha Setyo Handmade dari Boyolali, menunjukkan produk daur ulang limbah kertasnya.

TUBAN, Radar Tuban – Satu lagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ordernya naik dua kali lipat pasca dipromosikan Ganjar Pranowo di Lapak Ganjar. Kali ini, dirasakan oleh Kristanti Nareswari, pemilik usaha Setyo Handmade di Boyolali.
Kepada awak media, Kristanti mengaku orderannya naik dua kali lipat setelah dibantu promosi di Lapak Ganjar.

Diungkapkan dia, sejak ditayangkan melalui media sosial milik Ganjar Pranowo itu, kerajinan limbah kertas korannya semakin dikenal masyarakat. Tidak hanya masyarakat Jawa Tengah, tetapi juga luar Jawa Tengah, bahkan luar Jawa.


Dampaknya, order produk daur ulang tersebut meningkat pesat. Bahkan dia sempat kewalahan menerima orderan. Saking banyaknya, dia bersama suami sampai lembur. Kadang hingga dini hari. 

"Saking banyaknya orderan, pengecetan terpaksa kami dilakukan saat malam. Sehingga, siangnya tinggal pengeringan,’’ beber Kristanti saat ditemui di rumah sekaligus tempat kerajinannya di Perumahan Miraijati 3, RT 3, RW 7, Desa Ledok, Mojorejo, Sawahan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.


Kristanti menambahkan, sebulan sebelum ikut Lapak Ganjar, penjualan masih biasa saja. Sehari tas yang laku hanya 10 buah. Namun, setelah produknya dipromosikan melalui Lapak Ganjar, penjualan tas berbahan limbah kertas korannya bisa sampai 15—20 buah.
Setyo Handmade, nama usaha Kristanti, mengolah kertas koran menjadi kerajinan seperti tas, wadah tisu, alas tatakan gelas, keranjang pensil, gantungan kunci, kalung, dan sebagainya. Seluruh produk dikerjakan secara manual. Mulai dilinting hingga diolah jadi kerajinan menarik.


Kristanti menilai, produknya diminati masyarakat karena termasuk ramah lingkungan yang berasal dari limbah kertas. Usaha yang dijalani Setyo Handmade juga bisa membantu mencegah kerusakan lingkungan karena mendaur ulang limbah kertas koran.

‘’Promosi melalui Lapak Ganjar efektif untuk membantu pemasaran produk UMKM,’’ tuturnya.


Sebagaimana diketahui, Lapak Ganjar merupakan inisiatif Ganjar Pranowo selama menjabat gubernur Jawa Tengah. Menggunakan Instagram dengan jutaan follower, Ganjar membantu pelaku UMKM untuk menjual produk unggulannya. Produk-produk UMKM bergantian di-posting Ganjar. Cara itu ternyata sukses. Produk yang di-repost tersebut mendapat perhatian dari banyak warga hingga di luar Jateng.


Sejak memimpin Jateng pada 2013, UMKM merupakan salah satu fokus kerja Ganjar. Pendampingan, pelatihan, pemberian akses modal, hingga pemasaran diberikan. Tujuannya, UMKM Jateng naik kelas.

‘’Kita ikut senang UKM bisa naik kelas,’’ ujar Ganjar.


Ziqi, salah satu pelaku UMKM di Tuban mengapresiasi langkah konkret Ganjar Pranowo dalam membantu pelaku UMKM dalam mempromosikan produknya. Dia pun berharap Lapak Ganjar bisa menjangkau lebih luas para pelaku UMKM, termasuk di Tuban. Menurutnya, produk UMKM yang dipromosikan Ganjar di Lapak Ganjar mayoritas langsung terkenal dan laku keras.

‘’Semoga (Lapak Ganjar) juga menjangkau hingga Tuban,’’ harapannya. (tok)

Editor : Kifani Amalija Putri
#UMKM #Lapak Ganjar #ganjar pranowo