RADARTUBAN-Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi membeberkan fakta mengguritanya judi online.
Sebagaimana dikutip dari ANTARA, Budi Arie menyebut sejak 1 Agustus hingga 23 September 2023, pihaknya telah memutus akses 126.408 konten yang mengandung muatan judi online, baik berasal dari situs web maupun media sosial.
Langkah taktis Budi Arie berikutnya, mengidentifikasi nomor-nomor rekening yang diduga terafiliasi dengan judi online.
Termasuk temuan rekening yang berpotensi digunakan untuk judi online. Dari total 1.931 rekening, 201 rekening di antaranya telah diblokir oleh otoritas terkait.
Agar langkah taktisnya semakin cepat dalam memberantas judi online, Budi menyatakan telah berkirim surat kepada seluruh penyelenggara jasa internet di Indonesia untuk ambil bagian memutus akses ke konten judi online.
"Selambat-lambatnya besok saya akan menandatangani surat permintaan resmi, untuk secara serius mendukung upaya pemerintah dalam pemberantasan judi online dan judi slot," tegas pria lulusan Universitas Indonesia itu.
Budi Arie berharap kolaborasi pemerintah dan industri dapat mendukung hadirnya ruang digital yang aman, nyaman, dan produktif bagi masyarakat Indonesia tanpa terganggu oleh judi online.
Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, langkahnya tersebut sejalan dengan aturan tata kelola digital yang mengatur tanggung jawab pihak Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) dalam kegiatan di ruang digital.
Melalui ketentuan tersebut, PSE yang meliputi penyelenggara platform digital hingga penyedia jaringan dan jasa telekomunikasi memiliki tanggung jawab bersama untuk menghadirkan layanan yang tidak memfasilitasi peredaran konten negatif di Internet.
Budi Arie menyampaikan, sinergi antara pemerintah dengan seluruh pemangku kepentingan terkait, termasuk Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) merupakan kunci untuk memajukan sektor telekomunikasi Indonesia.(ds)
Editor : Kifani Amalija Putri