RADARTUBAN - Tujuan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) ke Istana Kepresidenan untuk bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) terjawab.
Dikutip dari Antara, Bendahara Partai NasDem Ahmad Sahroni menyebut Syahrul Yasin Limpo bermaksud menyampaikan pengunduran dirinya sebagai menteri.
"Mustinya, sih, harusnya sudah ke istana ya, Pak SYL, cuma belum tahu setelah tadi katanya terakhir di Polda (Metro Jaya) belum ada kabar lagi," kata Sahroni di NasDem Tower, Jakarta, Kamis (5/10), sebagaimana dikutip dari Antara.
Sahroni terang-terangan mengatakan bahwa mentan telah bertemu dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh terkait pengunduran dirinya sebagai mentan pada Kamis (5/10) pagi.
"SYL mundur iya, tapi belum tahu dia ngajuin suratnya kapan, harusnya tadi," kata Sahroni.
Sahroni menyampaikan, DPP Partai NasDem akan mengadakan konferensi pers terkait hal tersebut Kamis (5/10) hari ini pukul 17.30 WIB.
"Nanti setengah enam, tungguin saja," ucapnya.
Sebelumnya, Istana Kepresidenan melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno membenarkan bahwa Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta permohonan untuk bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta.
‘’Ada permohonan Pak SYL (Syahrul Yasin Limpo) menghadap Bapak Presiden. Perihalnya tidak disampaikan," kata Pratikno saat dihubungi melalui aplikasi pesan singkat.
Atas permintaan SYL itu, Pratikno mengatakan, pihaknya sudah menjadwalkan untuk menerima mentan Syahrul Yasin Limpo pada hari ini, Kamis.
Namun, pertemuan tersebut masih mencari waktu yang tepat.
"Sudah direncanakan akan diterima mensesneg hari ini, tetapi waktunya belum sesuai," ujar Pratikno.
Sejak Kamis pagi, beredar informasi SYL akan ke Istana Kepresidenan pada Kamis sore.
Persisnya setelah dia mendatangi markas Polda Metro Jaya dan menggelar kegiatan internal di kementeriannya.
Seperti diberitakan, SYL mendatangi markas Polda Metro Jaya, Kamis (2/10) sekitar pukul 12.40 WIB.
Begitu masuk markas Polda Metro Jaya, mobil yang ditumpangi Syahrul Yasin Limpo langsung menuju kantor Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) tanpa diketahui awak media yang nyanggong di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus maupun Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu.
Gedung Bidang Propam berada di belakang Gedung Promoter, tempat Kapolda Metro Jaya berkantor.
Kantor Kapolda juga bisa diakses dari bidang propam.
Kedatangan SYL ke Polda Metro Jaya diperkirakan untuk mengklarifikasi penemuan 12 pucuk senjata api ketika penyidik KPK menggeledah rumah dinasnya di Kompleks Widya Chandra, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (28/9).(ds)